Demo KPU Riau, Mahasiswa Dipukuli

Senin,20 Mei 2019 - 18:00:27 WIB Di Baca : 246 Kali

Riauaktual.com - Aksi demontrasi puluhan mahasiswa di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau berujung ricuh. Beberapa masa mengalami luka-luka diduga dipukuli aparat keamanan, Senin (20/5) ini. 

Kericuhan terjadi, sebab mahasiswa dari Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR) yang melakukan aksi di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. Dengan tegas meminta agar KPU menemui mereka, untuk menyampaikan sejumlah petisi teknik hasil Pilpres. 

Baru saja masuk ke halaman KPU, tiba-tiba puluhan aparat dari pihak kepolisian melakukan pengamanan dan sempat terjadi adu mulut. 

Loading...

Setelah itu terjadi aksi dorong-dorongan, hingga terjadi pemukulan oleh beberapa oknum aparat. 

Karena terdesak, masa akhirnya memilih mundur. Karena upaya menemui pihak KPU Riau untuk menyampaikan aspirasinya tidak akan berhasil. 

Atas peristiwa pemukulan ini, mahasiswa meminta pihak kepolisian tidak bersikap reaktif. Karena menyampaikan aspirasi dilindungi undang-undang.

''Banyak kawan kawan kami yang jadi korban. Banyak kawan kawan kami ditendang. Ini bentuk ketidakneteralan pihak kepolisian. Padahal tuntutan kami tidak berpihak kepada siapapun. Tapi sangat kita sayangkan sikap pihak kepolisian,'' ucap Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum UIR, Guntur Irvandi Senin (20/5/2019).

Dia menjelaskan, bahwa dalam Pilpres KPU Riau diminta transparan terkait sejumlah permasalahan yang terjadi saat penyelenggaran pemilu serentak.. 

Selain itu, pihaknya juga meminta dilakukan klarifikasi terkait banyaknya petugas KPPS di Riau yang meninggal dunia dan sakit.

''Kita hanya ingin menyampaikan sejumlah petisi diantaranya meminta diantaranya mendesak KPU untuk membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) atas misteri kematian petugas KPPS di Pemilu serentak 2019. Selain itu kita meminta KPU  mengklarifikasi kepada publik terkait permasalahan yang terjadi selama Pemilu serentak,'' imbuhnya.

Selain itu mahasiswa juga menuntut agar ada revisi sistem dan regulasi Pemilu serentak yang menyebabkan banyak korban berjatuhan. Selain itu jam kerja dan korelasi antara tugas KPPS dan insentif harus benar benar sesuai.

''Kita hanya minta audiensi saja adengan KPU, tapi malah dipukuli,'' imbuhnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto yang dikonfirmasi terkait pemukulan yang diduga dilakukan pihak kepolisian terhadap mahasiswa,  belum bersedia dimintai tanggapan. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...