Pasca Bentrok, Kemenkumham Langsung Kunjungi Rutan Siak

Senin,13 Mei 2019 - 16:28:55 WIB Di Baca : 181 Kali

Riauaktual.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Hamonangan Laoly SH,  MSc., Ph.D mengunjungi Rumah Tahanan di Siak, Senin (13/05/19) sekira pukul 11:00 WIB.

Kunjungannya tersebut langsung didampingi oleh Gubernur Riau Drs H Syamsuar dan Bupati Siak Drs H Alfedri. 

Dalam kunjungannya ke Rutan Siak, Yasonna Laoly melihat langsung tiap celah kondisi Rutan Klas II B setelah dibakar Narapidana saat bentrok dengan petugas Rutan. 

Loading...

Ia mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan insiden yang terjadi di Rutan Siak pada tanggal (11/05/19) beberapa hari yang lalu. 

"apa yang terjadi di sini sangat kita sesalkan, hal ini bukan yang kali pertama terjadi di Lembaga Permasyarakatan maupun di rumah tahanan, ada beberapa persoalan penyebab terjadinya bentrok di rumah tahanan  maupun di lembaga permasyarakatan seluruh indonesia, yaitu over kapasitas, dan yang terjadi di sini hampir 500%," terangnya.

Ia menyebutkan punca terjadinya insiden di Rutan Siak, berawal adanya pengeledahan terhadap Napi menggunakan Narkoba didalam Rutan. 

"Tindakan yang diambil oleh anggota saya (Anggota Polri dan Petugas Rutan) itu sudah benar, dan di Riau ini ada dua belas ribu lebih  Napi dan dua ribuannya adalah tindak pidana yang berkaitan dengan Narkoba,sama dengan didaerah lain, ini adalah persoalan buat kita semua, untuk itu, pendekatan yang harus kita lakukan adalah evaluasi dalam menangani perkara-perkara seperti ini," terangnya. 

Setelah ini kata Yasonna Laoly, ia akan mengundang semua pihak terkait persoalan tersebut, untuk menyatukan Presefsi dalam menyelesaikan tindak pidana Narkoba. 

"kalau pemakai masuk juga didalam Rutan, inikan terus menjadi permasalahan buat kita semua,dengan itu,saya berharap pemakai direhablitasi, tapi, kurir-kurir dan bandar narkoba paling utama, harus di miskinkan dan di hukum bera,selain itu saya mengajak pemerintah daerah maupun tokoh masyarakat agar bisa bersinergi dalam menangani masalah narkoba ini,"jelasnya. 

Terkait Napi perempuan yang memakai narkoba di Rutan Siak, kata mentri hukum dan ham tersebut, harus di pindahkan ke Nusa Kambangan. 

"Kita tidak ada toleransi terhadap Narapidana bandar Narkoba, kami akan bekerja sama dengan BNN untuk melihat orang-orang potensial jadi bandar, selanjutnya kita akan kirim ke Nusa Kambangan. Terkait Napi perempuan yang memakai narkoba di dalam rutan Siak, saya minta itu perempuan  pindahkan aja ke Nusa Kambangan,"pungkasnya. (Baim)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...