Foto: Istimewa

Polisi Bantah Petugas Tewas dan Tertembak Saat Bentrok Napi di Siak

Sabtu,11 Mei 2019 - 07:42:25 WIB Di Baca : 425 Kali

Riauaktual.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau akhirnya mengeluarkan pernyataan, terkait, rumah tahanan kelas II yang diduga dibakar para napi, Sabtu (11/5/2019) dini hari.  

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto mengatakan, kuat dugaan kerusuhan antara petugas Lapas dan Napi terjadi diakibatkan adanya pemukulan salah satu napi kasus narkoba. 

Dari pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket), lanjut Sunarto, kerusuhan berawal ketika petugas Lapas sekitar pukul 21.00 WIB menangkap diduga empat napi menggunakan sabu di blok wanita oleh pegawai rutan.

Loading...

''Petugas dilapangan langsung melapor ke Ka Rutan Gatot. Selanjutnya, ka rutan menghubungi Kasat Narkoba Polres Siak,'' jelas Sunarto. 

Selanjutnya, Kasat Narkoba bersama anggota Narkoba melakukan pengembangan. Hasilnya, empat orang berhasil diamankan. Kemudian petugas mengamankan empat orang tersebut untuk diperiksa. Namun setelah di periksa, hanya tiga yang terbukti. 

''Identitas mereka ZP, IM dan DI,'' kata Sunarto. 

Dinyatakan terbukti, selanjutnya ketiga tahanan tersebut diamankan dan diantar ke ruang trap sel. 
 
Pemicu kerusuhan, diduga, saat perjalanan ke trapsel, salah satu tahanan mendapat pukulan dari pegawai rutan. Hal itulah, yang membuat teman-temannya tidak terima atas perlakuan petugas rutan tersebut dan  melakukan pemberontakan.

''Para tahanan mulai rusuh sekitar pukul.23.00 WIB malam kemarin dengan menjebol pintu blok sel tahanan,'' kata Sunarto. 

Karena kalah jumlah dan kewalahan, petugas rutan memutuskan menghubungi pihak Polsek Siak.

''Pembakaran rutan terjadi sekitar pukul.01.30 WIB dan proses evakuasi tahanan terus dilakukan hingga pukul 4.00 WIB,'' kata Sunarto. 

Dari catatan pihak Rutan, jumlah napi dan tahanan sebanyak 648 orang. Sebanyak 110 napi sudah berhasil diamankan dan dievakuasi. 

Bersamaan dengan proses evakuasi, petugas dilapangan juga sudah dapat mengamankan dua pucuk senjata jenis Glog dari total tiga pucuk. Selain itu, turut diamankan 5 senjata jenis Shootgun dari total enam senjata. 

''Seluruh senjata itu peluru karet,'' terang Sunarto. 

Situasi saat ini, sudah mulai aman dan petugas sedang melakukan evakuasi tahanan. 

Sunarto juga membantah, informasi adanya petugas yang tewas dan tertembak. 

''Tidak ada petugas yang tewas dan tertembak,'' kata Sunarto.

Terkait kerusuhan ini, Kapolda Riau dan Kanwil Kemenkunham Riau, Muhammad Diah langsung turun ke lokasi. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...