foto : internet

Harga Cabai Merah 'Pedas', Picu Inflasi di Riau

Kamis,02 Mei 2019 - 17:59:00 WIB Di Baca : 323 Kali

Riauaktual.com - Pada bulan April 2019, Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,53 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 137,02. Dengan demikian Inflasi tahun kalender sebesar 0,24 persen, dan inflasi Year on Year (April 2019 terhadap April 2018) sebesar 1,64 persen. Dari 3 kota IHK di Riau, semua kota mengalami inflasi, yakni Pekanbaru sebesar0,51 persen, Dumai sebesar 0,35 persen dan Tembilahan sebesar 1,06persen.

Kepala Bidang Statistik dan Distribusi BPS (Badan Pusat Statistik) Riau Agus Nuwibowo menegaskan, inflasi Riau pada bulan April 2019 sebesar 0,53 persen terjadi karena
adanya kenaikan indeks harga konsumen yang cukup signifian pada kelompok bahan makanan yang mengalami inflasi sebesar 1,82 persen. 

Kemudian diikuti kelompok kesehatan sebesar 1,63 persen, kelompok kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,28 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,05 persendan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,04 persen.

Loading...

"Komoditas yang memberikan andil terjadinya inflasi di Riau antara cabai merah. Kenaikan harga cabai merah sangat berpegaruh karena hampir semua penduduk mengkonsumsi cabai merah. Kemudian komodintas lainnya adalah bawang merah, cabai merah, bawang merah, tarif rumah sakit, bawang putih, daging ayam ras, petai, jeruk, angkutan udara, tomat sayur," ucapnya Kamis (2/5/2019).

Dia menjelaskan, dari 23 kota di Sumatera yang menghitung IHK, semua kota tersebut mengalami inflasi, dengan inflasi tertinggi terjadi di Kota Medan dengan inflasi sebesar 1,30 persen, diikut oleh Kota Sibolga sebesar 1,15 persen dan Kota Tanjung Pandan sebesar 1,14 persen, sedangkaninflasi terendah terjadi di Kota Tanjung Pinang sebesar 0,16 persen.

"Di Indonesia, dari 82 kota yang menghitung IHK, 77 kotamengalami inflasi. Dimana inflasi tertinggi terjadi di Kota Kota Medan sebesar 1,30 persen, diikut Merauke sebesar 1,20 persen, dan Sibolga sebesar 1,15 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Parepare sebesar 0,03 persen. Sementara deflasi terjadi di 5 kota, deflasi terbesar terjadi di kota Manado sebesar -1,27 persen," imbuhnya.(nat)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...