ilustrasi Kampanye Prabowo-Sandi ( Foto: ANTARA FOTO / ANTARA FOTO )

Kampanye Paslon 02 Ingin 'Putihkan' Solo yang 'Merah'

Minggu,24 Maret 2019 - 16:14:06 WIB Di Baca : 8223 Kali

Riuaktual.com - Kampanye terbuka kubu pasangan calon (paslon) presiden-wapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di Solo ingin "memutihkan" Solo yang selama ini "merah". Ribuan pendukung Prabowo-Sandi menggelar kampanye terbuka perdana di Lapangan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo, Minggu (24/3/2019).

Menurut Sekretaris Panitia Kampanye Akbar Prabowo-Sandi, Ajik Atmodiwiryo, acara kampanye terbuka menjadi awal yang dilaksanakan sesuai jadwal Komisi Pemilihan Umum (KPU), di Lapangan Banyuanyar.

"Kami sebagai penyelenggara dari Pengusaha Solo dan Sekitarnya atau Pesona 02 bekerja sama dengan BPN Prabowo-Sandiaga, memiliki tujuan dan tema cukup spektakuler, yakni "Ahad Sehat Solo Itu Putih"," kata Ajik.

Loading...

Artinya, kata Ajik Atmodiwiryo,  yang terpenting adalah mengubah pola pikir masyarakat bahwa Solo itu merah menjadi Solo itu putih. Meski Ajik tidak menyebutkan arti merah dan putih, pengertian awam selama ini Solo dikenal sebagai basis PDI-P yang konotasinya pada warna merah sesuai warna bendera partai berlambang banteng tersebut.

Solo adalah tempat di mana petahana Pilpres 2019, Jokowi, selama dua kali berturut-turut menjabat walikota dengan dukungan mayoritas warga. Sedangkan PDI-P adalah partai pengusung Jokowi sejak ketika di Solo, melangkah ke kursi Gubernur DKI Jakarta, hingga kursi orang nomor satu Indonesia pada 2014.  

"Kami harapkan, hal itu bisa menjadi satu pemahaman dan perubahan terhadap pola pikir masyarakat awam yang menganggap bahwa Solo itu merah," ujar Ajik Atmodiwiryo.

Ajik Atmodiwiryo mengatakan, target mereka adalah mengubah pola pikir bahwa Solo itu tidak merah lagi namun minimal Solo ada merah dan putihnya seperti bendera Merah Putih.

Kampanye akbar yang digelar relawan Pesona #02 bekerja sama dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga tersebut diawali dengan berolahraga bersama kemudian melakukan orasi dukungan terhadap paslon nomor urut 02.

Tokoh yang hadir antara lain ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso, sejumlah calon anggota legislatif, para ulama, dan para tokoh masyarakat setempat. "Kami mengundang sekitar 20.000 ribu pendukung pasangan calon 02 dari Solo Raya," kata Ajik Atmodiwiryo.

Acara ini batal dihadiri cawapres Sandiaga Uno karena yang bersangkutan pada waktu yang bersamaan sedang berkegiatan di Sragen, Jawa Tengah. Menurut Ajik Atmodiwiryo, tidak hadirnya Sandiaga tidak menurunkan antusiasme masyarakat pendukung paslon nomor urut 02.
 

Sumber: ANTARA


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...