Lahan PT TSM terbakar disidik polisi

Taman Nasional Tesso Nilo Riau Terbakar

Kamis,21 Maret 2019 - 18:43:25 WIB Di Baca : 514 Kali

Riauaktual.com - Kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Riau. 

Tim gabungan saat ini berjibaku melakukan pemadaman di kawasan yang diperuntukkan habitat gajah Sumatera tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Jim Gapur mengatakan, kebakaran di TNTN tepatnya terjadi di Dusun Toro, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.

Loading...

"Kebakaran terjadi di kordinat 0°11’17”, 101°52’06” kawasan sektor TNTN," ucap Kepala BNPB Edwar Sanger

Dia menjelaskan, pemadaman kebakaran di kawasan lindung ini dilakukan prajutit TNI, personel Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta dan personel Balai TNTN.

"Saat ini tim masih melakukan upaya pendinginan," ucapnya.

Taman Nasional Tesso Nilo merupakan kawasan hutan daratan dengan luas areal 83 ribu hektare terbentang dari Kabupaten Pelalawan hingga Kabupaten Indrgiri Hulu. Kawasan TNTN dihuni sekira 80 ekor gajah Sumatera.

Namun dalam satu dekade ini, terjadi penjarahan besar-besaran di kasawan hutan lindung. Kasawan hutan konservasi ini disulap jadi kebun kelapa sawit milik para cukong. Bahkan sebagian sudah menjadi permukiman yang dihuni ribuan warga. TNTN juga selalu jadi sasaran pembakaran para pelaku yang ingin membuka lahan.

Selain di TNTN, kebakaran juga terjadi di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Tim gabungan juga berupaya menjinakkan si jago merah.

"Empat alat berat jenis eskavator juga dikerahkan untuk membantu pemadaman. Kebakaran di sana sudah memasuki hari ke 13," katanya.

Kebakaran hutan dan lahan terjadi juga terjadi di Desa Sungai Guntung Tengah, Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu. Kebakaran terus meluas sehingga mendekati kawasan lindung Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan.

Kepala Bidang Kedaruran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Jim Gapur menjeleskan saat ini tim yang terdiri TNI, Polri, Manggala Agni dan masyarakat berjibaku melakukan pemadaman. Namun petugas kewalahan.

"Saat ini tim darat fokus melakukan pemadaman di sebelah utara. Untuk penambahan luasan kebakaran belum bisa diprediksikan karena masih tertutup asap yang tebal yang mengarah ke kawasan hutan SM Kerumutan," ucap Jim Gapur.

Untuk pemadaman di sana, dikerahkan sebanyak 55 personel. Untuk menjinakan kebakaran, tim darat dilengkapi dengan dua mobil, 11 sepeda motor dan sejumlah mesin air. Namun petugas kewalahan. "Mereka meminta bantuan satu helikopter untuk melakukan operasi water bombing (bom air). Kondisi terakhir penjalaran api masih berlanjut," imbuhnya.Kebakaran di dekat SM Kerumutan sudah terjadi selama lima hari.

POLISI BIDIK PT TSM


Kebakaran hebat melanda lahan milik PT Tani Subur Makmur (TSM) yang merupakan salah satu perusahaan kelapa sawit di Riau. Polisi saat ini menyelidiki apakah kebakaran itu sengaja dilakukan atau tidak.

Kebakaran di kebun sawit milik PT TSM berada di Desa Sei Guntung Hilir, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Areal yang terbakar merupakan lahan semak belukar. Kebakaran ini terjadi sejak beberapa hari lalu.


"Proses terhadap kejadiaan tersebut sedang dilakukan penyelidikan. Status lahan tersebut adalah status quo (belum boleh digunakan-red)," ujar Kapolres Ihhu, AKBP Dasmin Ginting.

Dia menjelaskan, upaya pemadaman di lahan perusahaan terus dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, Manggala Agni, TNI dan Polri. Namun hari ini, tim sudah berhasil menguasai kobaran api.

"Kita sudah berupaya melakukan langkah pemadaman dan melokalisir lokasi dengan melibatkan semua unsur terkait," tuturnya.

Sementara itu, Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misra menyebut bahwa lahan yang terbakar itu merupakan lahan tidur dan bergambut. "Pemadaman dilakukan dengan menggunakan mesin air dan mibil pemadam. Tim melakukan pembasahan, namun kondisi lahan masih mengeluarkan asap," kata Misran. (Nat)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...