Polisi Sita dan Bakar 12 Kilogram Sabu Asal Malaysia 

Kamis,14 Maret 2019 - 17:54:50 WIB Di Baca : 256 Kali

Riauaktual.com - Sebanyak 12 kilogram sabu diamankan dan dimusnahkan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau, yang diduga dibawa dari Malaysia. 

Kepala Bagian Wasidik Ditresnarkoba AKBP Defryanto, Kamis (14/3/2019) mengatakan, pengungkapan ini dilakukan di lima lokasi berbeda. 

''Untuk asal 12 kilogram sabu ini, masih sama, kita duga dari seberang (Malaysia),'' kata AKBP Defryanto. 

Loading...

Lanjut mantan Kapolsek Limapuluh ini, selain narkotika jenis sabu-sabu, jajaran Ditresnarkoba Polda Riau turut menyita 5.000 butir pil ekstasi. 

''Seluruh sabu-sabu senilai lebih dari Rp10 miliar tersebut disita dari 11 tersangka di lima lokasi berbeda,'' kata Defryanto. 

Pengungkapan pertama, lanjut Defryanto dilakukan pada 27 Februari 2019 lalu di Kabupaten Siak. Dari TKP tersebut, berhasil diamankan delapan kilogram sabu yang disita dari dua tersangka beriniial MS dan Iw. 

Selanjutnya, dua hari kemudian, pihaknya kembali melakukan penangkapan di sebuah rumah kontrakan di Kabupaten Bengkalis. 

Dari rumah tersebut, sebanyak empat tersangka dibekuk. Saat itu, selain menyita narkoba, petugas turut menyita 5.000 butir pil ekstasi. 

Penangkapan selanjutnya, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial MZ. Dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti 20,87 gram sabu-sabu di Ota Pekanbaru. 

''Penangkapan di Pekanbaru dilakukan di wilayah Rumbai Pesisir dan sebuah hotel. Mereka semua dari jaringan berbeda,'' jelas Defryanto. 

Selain mengamankan pelaku, pihaknya juga terus melakukan pengembangan dari pengungkapan tersebut, termasuk menyelidiki dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari bisnis peredaran barang haram itu. 

''Mereka menggunakan sistem terputus, dengan bandar diatas pelaku. Untuk TPPU masih didalami,'' jelasnya. 

Kegiatan pemusnahan turut dihadiri oleh Kepala Bidang Berantas Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau sebagai bagian dari komitmen pemberantasan narkoba. 

Direktur Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Haryono mengatakan bahwa narkoba masih menjadi musuh utama yang harus diberantas dengan melibatkan seluruh pihak. Tidak hanya Polisi, namun peran aktif berbagai instansi lainnya hingga masyarakat dibutuhkan dalam memerangi narkoba. 
     
Berdasarkan catatan Antara, sepanjang 2018 lalu Direktorat Reserse Narkoba dan seluruh jajaran di Bumi Lancang Kuning menangkap 2.600 lebih tersangka narkoba sepanjang 2018. Angka itu melonjak dibanding tahun sebelumnya 1.900 tersangka. 
     
Tidak hanya tersangka, jumlah barang bukti yang disita juga meningkat drastis mencapai 325 kilogram sabu-sabu dan puluhan ribu ekstasi. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...