ils/ int

Lift Hotel Royal Asnof Pekanbaru Jatuh, Satu Orang Meninggal Dunia

Selasa,12 Maret 2019 - 17:35:11 WIB Di Baca : 334 Kali

Riauaktual.com - Insiden menyebabkan kematian seorang siswa SMK Ekatama, terjadi di Hotel Royal Asnof, Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru. 

Korban yang tewas teridentifikasi bernama Mario S Mandala Putra (19). Ia meninggal setelah sempat menjalani serangkaian penanganan medis intensif di RS Santa Maria. 

Sebelumnya, sesaat korban diketahui menjadi korban, pihak hotel sempat melarikan korban untuk dirawat di RS Andini. 

Loading...

Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Bukit Raya, Kompol Pribadi saat dikonfirmasi Selasa (12/3/2019) mengatakan, dari informasi yang didapatnya, lift salah satu hotel tersebut jatuh dari lantai empat hotel. 

''TKP nya (lift, red) tempat jatuhnya sudah kita pasang garis polisi untuk penyelidikan,'' kata Pribadi. 

Selanjutnya, untuk penanganan, pihaknya segera mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi yang saat itu ada di TKP. 

Peristiwa itu, terjadi pada Sabtu (9/3/2019) akhir pekan lalu. Namun, pihaknya baru mengetahuinya pada Senin kemarin (11/3/2019), sesaat korban meninggal dunia. 

Kata Pribadi, lift yang terjatuh merupakan lift barang yang biasa digunakan oleh karyawan. Saat itu, korban sedang bersama seorang temannya berniat turun seraya membawa sejumlah barang dari lantai empat. 

''Jadi lift itu, tiba-tiba jatuh. Sebelum terjadi, teman korban berhasil menyelamatkan diri dengan melompat keluar dari lift,'' ungkap Pribadi. 

''Sementara korbannya tidak bisa keluar karena terjebak pada barang bawaannya,'' tambahnya. 

Setelah anjlok, korban sempat berdiri dan keluar lift. Dengan mengeluh sakit pada bagian perutnya. 

Selanjutnya, pihak hotel sempat mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Andini. Namun, karena keterbatasan alat, langsung dirujuk ke Santa Maria. 

''Di sana korban dilakukan operasi. Namun, korban akhirnya meninggal dunia pada Senin dinihari,'' jelasnya. 

Atas peristiwa ini, Pribadi mengaku pihaknya kecolongan dengan insiden tersebut. Hal ini, disebabkan pihak hotel tidak langsung melapor ke pihak berwajib pasca insiden jatuhnya lift. 

Informasi insiden itu, baru didapat dua hari setelah kejadian, setelah mendapat informasi dari Polresta Pekanbaru. 

Atas kejadian itu, Pribadi langsung memerintahkan kepada Unit Reskrim dan Unit Intel untuk segera melakukan penyelidikan. Sesuai rencana, dia mengatakan pada hari ini pihaknya menyiapkan administrasi dan mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi pada Rabu besok. 

Menurut Pribadi, status Mario merupakan siswa yang sedang melakukan program magang di hotel tersebut selama dua pekan terakhir. Terkait dugaan kelalaian hingga menyebabkan lift hotel yang masih terbilang baru itu, Pribadi menuturkan masih akan menunggu hasil penyelidikan. 

Terpisah, General Manager Hotel Royal Asnof, Mawardi tidak memberikan respon saat dikonfirmasi insiden itu. Pesan singkat dan telfon tidak dijawab. Pun begitu ketika yang bersangkutan ditemui di hotel. 

Pihak manajemen, hotel Royal Asnof tampak sangat tertutup dengan insiden jatuhnya lift. Mawardi dan jajarannya bahkan melarang awak media untuk memantau lokasi jatuhnya lift. Sementara itu, aktivitas di hotel sepertinya berjalan normal. Kegiatan salah satu instansi Pemprov Riau juga tengah berlangsung di hotel itu pada Selasa siang ini. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...