Sedang Mencuci Pakaian Dipinggir Sungai, Seorang Ibu Rumah Tangga Diperkosa Pria Tak Dikenal

Selasa,12 Februari 2019 - 13:42:42 WIB Di Baca : 888 Kali

Riauaktual.com - Peristiwa mengejutkan kembali membuat warga geger. Kali ini peristiwa tentang seorang wanita yang menjadi korban pemerkosaan. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pisang Agung Gang II, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang  pada Minggu (10/2/2019).

Seorang ibu rumah tangga bernama SR (47) warga Jalan Pisang Agung Gang II, Kelurahan Pisang Candi, menjadi korban pemerkosaan. Pelaku diketahui bernama Hasan Fauzi yang merupakan warga Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. 

Pada saat kejadian, ternyata saat itu korban tengah mencuci pakaian di pinggir sungai. Melihat korban, pelaku pun kemudian langsung menghampiri SR. 

Loading...

Setelah dekat dengan korban, Hasan pun langsung memukul kepala belakang SR menggunakan balok kayu. 

Hasan pun melancarkan aksinya dengan memperkosa SR saat korban sudah tak sadarkan diri. Bukan hanya memperkosa korban, tetapi Hasan juga melakukan perampasan terhadap barang berharga SR. 

Diketahui bahwa setelah memperkosa korban, pelaku juga merampas cincin yang dikenakan oleh korban. 

Korban pun akhirnya sadar dan mencoba untuk memberikan perlawanan kepada pelaku. Korban juga sempat berteriak untuk mencari pertolongan. 

Melihat reaksi korban, pelaku kemudian menenggelamkan kepala korban ke dalam sungai berkali-kali. Hingga akhirnya aksi bejat Hasan pun diketahui oleh seorang warga yang datang ke lokasi.

Dan setelah warga datang, Hasan pun melarikan diri. Namun, sayangnya saat berusaha kabur sudah ada warga yang mencegatnya, hingga akhirnya pelaku menjadi bulan-bulanan massa.

"Setelah warga datang, pelaku berusaha kabur. Namun saat akan kabur telah dicegat oleh warga yang lain dan pelaku sempat dihajar massa," jelas Kapolsek Sukun, Kompol Anang Tri Hananta. 

Setelah mendapat laporan, akhirnya pihak kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara. Saat tiba, kondisi pelaku sudah babak belur dan berlumuran darah karena dihajar oleh warga. Pelaku dan korban pun akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Sementara itu, selain menjadi korban asusila, SR juga menderita kerugian sekitar Rp 600 ribu. 

"Korban menderita kerugian materi sebesar Rp 600 ribu. Kini korban dan tersangka sama-sama dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang guna proses perawatan," tandasnya.

Sementara itu atas perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Pelaku juga terancam hukuman penjara maksimal 9 tahun. 

“Pasal 365 KUHP tentang curas memenuhi unsur. Karena, setelah memukul kepala korban dan menenggelamkannya ke sungai sampai pingsan. Pelaku mengambil dan menguasai cincin sebagai barang bukti kejahatan pencurian dengan kekerasan,” kata Anang. 

Bukan hanya itu, pelaku juga dijerat dengan pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan. Jika dia terbukti melakukan pemerkosaan maka ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara. Meski begitu, menurut Anang dari hasil pemeriksaan sementara, kelamin pelaku tak sampai mempenetrasi kelamin korban. 

“Untuk pasal subsider percobaan pemerkosaan pasal 285 KUHP, belum masuk, dari kelamin pelaku ke kelamin korban,” tambah Anang.


Summer: planet.merdeka.com
 


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...