Heboh Video Siswa dan Orang Tua Keroyok Staf SMP Negeri di Galesong Takalar, Kepala Sampai Robek

Viral Pegawai SMP di Sulsel Babak Belur Dikeroyok Siswa dan Orangtuanya

Senin,11 Februari 2019 - 15:15:34 WIB Di Baca : 1179 Kali

Riauaktual.com - Kasus penganiayaan yang melibatkan siswa dan orangtua siswa terjadi di SMP Negeri 2 Galesong Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu (9/2/2019) siang pekan lalu. Cleaning servis di sekolah tersebut jadi korban dan videonya viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Faisal Dg Pole yang juga staf di SMP Negeri 2 Galesong Takalar mengalami pendarahan serius di bagian wajahnya, akibat dianiaya oleh siswa dan orang tua siswa.

“Dan kami atas nama seluruh keluarga besar tidak terima dan sangat keberatan atas perlakuan tersangka terhadap saudara/paman kami yang menjadi korban penganiayaan dan penghunaan tersangka…

Loading...

Kami mohon kepada pihak berwajib agar perkara ini tetap di tindak lanjutkan ke proses hukum yang seharusnya menurut pasal yang berlaku…” keterangan dalam video tersebut.

Kabarnya, pegeroyokan yang dialami Faisal bermula ketika dirinya tengah membersihkan sampah di depan kelas. Tiba-tiba salah seorang siswa menghinanya dengan kata-kata yang tidak pantas.

Sontak Faisal marah dan langsung menampar siswa yang menghinanya itu. Tak terima ditampar Faisal, siswa tersebut melapor ke orangtuanya.

Tak berselang lama, orang tua siswa tersebut ke sekolah mengamuk dan memukul Faisal.

Bahkan, beberapa siswa disebut ikut melakukan penganiayaan bersama orang tua siswa kepada Faisal, sehingga menyebabkan pendarahan di wajahnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Seorang Cleaning Servicesekaligus Security di SMP 2 Galesong bernama Faisal dg Pole (38 tahun) mengalami penganiayaan yang menyebabkan bagian kepalanya mengeluarkan darah, Sabtu (9/2/2019). . Ironisnya, penganiayaan ini dilakukan oleh empat orang siswa SMP 2 Galesong bersama salah seorang orang tua siswa. . Kejadian ini bermula saat korban sedang memungut sampah di luar kelas kemudian lima orang siswa mengejek korban dengan kata "pegawai anjing, Pegawai Najis" yang sontak membuat korban menampar salah seorang siswa menggunakan tangan. . Siswa yang tak terima, pulang dan menyampaikan perihal pemukulan ini kepada ayahnya. Tak lama kemudian orang tua siswa bernama Rasul dg Sarrang (48 tahun) mendatangi korban di sekolah. . Rasul memerintah anaknya, iqra (12 tahun) beserta temannya sebanyak tiga orang yaitu resa (12 tahun), dani (12 tahun), dan kaswandi (12 tahun) untuk memukul korban. . Kemudian siswa tersebut secara bersama-sama memukul korban menggunakan sapu ijuk bergagang besi yang mengenai kepala korban sebelah kiri yang mengakibatkan luka robek. Orang tua siswa, Rasul dg Sarrang kemudian memukul korban dengan tangan sebanyak lima kali pada bagian kepala. . Atas kejadian tersebut, korban keberatan dan melaporkan kepada polsek setempat untuk diproses secara hukum. Dia didampingi oleh kepala sekolah SMP 2 Galesong, Hamsah dg Lallo (69 tahun) sebagai saksi. . . . . Artikel : Katapedia.net ?????????? Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa ???? . . #jakarta #jakartainfo #bandung #bekasi #bogor #depok #bandung #malang #jogja #samarinda #aceh #medan #manado #palu #kendari #maluku #papua #bali #palembang #ntt #ntb #gorontalo #ambon #makassar #makassarinfo #visitsulsel #exploresulsel

Sebuah kiriman dibagikan oleh MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) pada 10 Peb 2019 jam 7:48 PST

Sumber: pojoksatu.id


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...