Ilustrasi makan malam. ┬ęShutterstock/wrangler

Makan Malam Lebih Awal atau Tidak Sama Sekali Dapat Membantu Turunkan Berat Badan

Sabtu,02 Februari 2019 - 13:45:19 WIB Di Baca : 1150 Kali

Riauaktual.com - Banyak orang memilih untuk mengurangi jumlah makan mereka demi menurunkan berat badan. Benarkah hal ini dapat benar-benar menurunkan berat badan? Lalu waktu makan kapankah yang tepat jika kita ingin lebih cepat kurus?

Dilansir dari Medical Daily, pertemuan tahunan yang dilakukan oleh Obesity Society Meeting di New Orleans, Amerika Serikat membahas mengenai keunggulan dari melewatkan makan pada waktu tertentu. Berdasar penelitian yang disampaikan pada pertemuan tersebut, makan dengan jarak waktu lebih singkat selama sehari serta tidak makan malam dapat menimbulkan efek positif pada kesehatan.

Hasil penelitian ini menyebut bahwa seseorang dengan berat berlebih yang makan pada siang hari dan berpuasa di malam hari ternyata lebih sedikit mengalami kelaparan. Selain itu, lemak yang ada di tubuh mereka juga terbakar lebih banyak pada malah hari.

Loading...

Ketika kamu tidak makan malam, atau bahkan makan malam lebih sore,maka jumlah lemak yang terbakar pada malam hari jadi lebih banyak.

"Pada titik ini, kami belum yakin apakah total lemak yang terbakar benar-benar menghilang," ujar peneliti utama riset ini, Courtney Peterson.

"Kami masih perlu untuk melakukan penelitian yang lebih luas untuk menemukan secara pasti apakah hal ini dapat benar-benar meningkatkan lemak yang terbakar," sambungnya.

Peterson menyebut bahwa dia terkejut dengan temuan bahwa pastisipan dalam penelitian tersebut tidak lebih lapar dibanding rata-rata partisipan lain. Bahkan mereka juga tidak lebih lapar walaupun harus berpuasa hingga 18 jam.

"Jadi, kami membalikkan kepercayaan bahwa berpuasa dalam waktu yang lebih lama setiap hari (ketika jumlah total kalori yang dikonsumsi sama) secara intrinsik membuat seseorang menjadi lebih lapar," tulis Peterson.

Walau penelitian ini sendiri masih perlu banyak pembuktian dan percobaan ulang, Peterson menyebut bawa bukti yang ada menunjukkan bahwa makan dengan batasan waktu ini dapat meningkatkan penurunan berat badan pada seseorang. Pola makan ini dapat memiliki manfaat karena mengurangi jumlah makanan per hari, serta mempraktikkan batasan makanan ini selama beberapa kali dalam seminggu dapat memiliki dampak yang menyehatkan.

"Hal ini dapat dilakukan baik untuk tujuan jangka pendek maupun jangka panjang," jelas Peterson.

"Selama ini yang kami ketahui, adalah bahwa perilaku ini aman dilakukan oleh orang dewasa. Namun ibu hamil dan anak-anak sebaiknya tidak mencoba hal ini," tandasnya. 

 

Sumber: merdeka.com


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...