ils/ int

Pembangunan Fly Over Arengka Pekanbaru 'Telan' Korban Jiwa

Kamis,10 Januari 2019 - 16:36:53 WIB Di Baca : 654 Kali

Riauaktual.com - Pembangunan Fly Over Pasar Pagi Arengka, Simpang Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Subrantas, Pekanbaru. Ternyata, sudah menelan korban jiwa. 

Satu orang yang tewas akibat pembangunan itu, diketahui bernama Agus Andriansyah asal Sukabumi, Jawa Barat. 

Korban tewas merupakan buruh bangunan yang bekerja membangun fly over Pasar Pagi Arengka tersebut. Pria 20 tahun ini tewas Kamis (20/12/2018) lalu. 

Loading...

Dari keterangan Rasidin Siregar, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Provinsi Riau, korban tewas setelah terjatuh dari ketinggian saat memplester dinding fly over tersebut.  

''Benar, ada seorang pekerja yang mengerjakan fly over Pasar Pagi Arengka tewas jatuh,'' kata Rasidin Siregar. 

Rasidin mengungkapkan, sebelum peristiwa jatuhnya korban jiwa tersebut. Pihaknya dari Disnaker Provinsi Riau sudah mengingatkan, agar seluruh pekerja di Fly Over itu diberikan body harnes saat bekerja. 

''Sudah saya ingatkan kontraktor itu, tapi mereka membandel,'' kata Rasidin. 

Terakhir, kata Rasidin, setelah korban jatuh. Pihaknya juga mendapatkan permasalahan untuk santunan korban yang belum dibayarkan. 

''Kasus ini masih berproses, dan sedang kita tindaklanjuti,'' ungkap Rasidin. 

Dari informasi yang didapat pihaknya dari keluarga korban. Pihak PT Dewanto Cipta Pratama hanya memberikan santunan sebesar Rp10 juta dan dinilai tidak wajar. 

Pemberian santunan itu, sesuai ketentuan yang tertera dalam Undang-undang No 13 tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan. Bagi pekerja yang meninggal dunia, disebabkan kecelakaan kerja. Maka, keluarga korban berhak mendapatkan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. 

Menurut Rasidin, sesuai aturan yang berlaku, apabila ada pekerja yang meninggal dunia, maka BPJS Ketenagakerjaan wajib memberikan santunan berkisar 80 bulan gaji, dengan syarat pekerja harus didaftarkan perusahaan. 

''Tapi kalau pekerja tidak didaftarkan di BPJS, maka kewajiban perusahaan harus membayar santunan kepada korban,'' kata Rasidin. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...