ils/ int

Ngancam Pakai Pistol Mainan, Perampok Alfamart di Pekanbaru Ditangkap

Selasa,08 Januari 2019 - 18:17:47 WIB Di Baca : 1530 Kali

Riauaktual.com - Kasus perampokan toko ritel Alfamart di simpang Jalan Kuaran Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, akhirnya terungkap oleh Aparat kepolisian dari Unit Resmob Ditreskrimum Polda Riau dan Opsnal Reskrim Polres Kampar. 

Kedua pelaku masing-masing berinisial RN (25) dan RP (21), yang menyasar toko ritel Alfamart di Jalan Pasir Putih, tepatnya di simpang Jalan Kuaran Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hadi Poerwanto, Selasa (8/1/2019) mengatakan, kedua pelaku ini ditangkap di Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar.

Loading...

''Saat beraksi mereka ini pakai mancis yang serupa dengan pistol untuk menakuti karyawan toko. Satu pelaku lagi menggunakan pisau,'' ungkap Hadi.

Pengungkapan ini dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan, dimana sebelumnya juga sudah melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan (Pulbaket).

''Kasusnya ini terjadi pada Sabtu (22/12/2018) lalu. Kedua pelaku mendatangi toko ritel Alfamart sekira pukul 03.15 WIB,'' kata Hadi.

Modus pelaku antara lain dengan menggunakan mancis yang menyerupai pistol. Kemudian satu teman pelaku menggunakan pisau untuk membuat takut dua orang karyawan toko yang tengah berjaga.

''Agar tidak dikenali korban, satu pelaku memakai helm, sedangkan pelaku lainnya memakai topi dan masker untuk menutupi wajahnya,'' kata Hadi.

Menurut keterangan saksi, saat datang ke toko, kedua pelaku berboncengan dengan sepeda motor. Setelah memarkirkan motor dan memastikan situasi sepi, barulah kedua pelaku masuk ke dalam toko.

''Berbekal todongan mancis dan pisau yang dipegang masing-masing pelaku, karyawan toko diminta untuk menunjukkan posisi brankas,'' ungkap Hadi.

Dilanda rasa takut, akhirnya kedua karyawan toko itu menunjukkan letak brankas, yang berada di ruang belakang. Kemudian, tiba di ruangan brankas, pelaku menyuruh karyawan toko untuk membuka brankas dengan kuncinya.

''Ketika brankas terbuka, kedua pelaku pun memaksa karyawan toko untuk memasukkan uang tunai yang ada, ke dalam tas ransel yang dibawa pelaku,'' beber Hadi.

Setelah mendapatkan uang tunai, kedua karyawan itu dibawa lagi oleh pelaku ke depan toko. Tiba didepan toko, pelaku meminta handphone merek Xiomi milik karyawan dan handphone Nokia milik toko. 

Setelah dilaporkan, diketahui toko ritel Alfamart pun menggalami kerugian sebesar Rp 20 juta lebih. Ditambah 2 unit HP yang hilang, sekitar Rp 1,8 juta.

''Setelah puas, korban diminta pergi ke ruang belakang dan menyuruh mereka untuk diam di sana. Momen itu pun dimanfaatkan pelaku untuk melarikan diri. Mereka juga mengempeskan ban sepeda motor milik karyawan yang terparkir di depan toko. Usai melakukan hal itu, para pelaku pun tancap gas melarikan diri,'' ujar Hadi. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...