ils/ int

KLHK Sumatera Pastikan 47 Batang Kayu yang Disita di Kampar Kualitas Tinggi 

Selasa,08 Januari 2019 - 17:54:56 WIB Di Baca : 475 Kali

Riauaktual.com - Balai Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah II Sumatera menyatakan, satu truk Colt Diesel kayu yang disita merupakan jenis Meranti bernilai tinggi yang diduga kuat merupakan hasil pembalakan liar di wilayah Kampar, Provinsi Riau. 
     
''Pengamatan kita sementara, kayu itu jenis Meranti. Jadi jenis ini berkualitas tinggi,'' kata Kepala Seksi Gakkum KLHK Wilayah II Sumatera, Eduwar Hutapea, Selasa (8/1/2019) siang. 

Saat ini, pihaknya lanjut Eduard, masih melakukan pendalaman terhadap keterangan supir truk Colt Diesel inisial I 42 tahun.  

Status supir ini, diketahui merupakan warga setempat. Saat ditangkap pada Ahad dinihari awal pekan ini (6/1/2019) lalu, petugas tidak menemukan dokumen resmi kepemilikan kayu itu. 
     
''Bahkan KTP dan SIM pun tidak ada. Dan kami juga mencurigai pelaku ini pengguna narkoba. Tadi pagi sudah kami periksa urin ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau. Hasilnya belum keluar,'' tuturnya. 
     
Pengungkapan ini kata Edo sapaan akrab nya, merupakan hasil dari pengintaian jajarannya sejak akhir 2018 lalu. Sebelumnya, juga dikawasan itu pernah terjadi ibu-ibu menahan diduga kayu Illog. 

Loading...

''Pengungkapan berawal dari informasi akan maraknya aksi pembalakan liar di Desa Mentulik, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar,'' ujar Edo. 
     
Setelah melakukan pengintaian dan penyelidikan, petugas mendapati bahwa aksi pembalakan liar kerap berujung dari diangkutnya kayu-kayu bernilai tinggi di muara Sungai Mentulik. 

Sungai itu, diketahui memanjang di kawasan Kampar Kiri dan berhulu di hutan lindung Suaka Margastwa Rimbang Baling. 
     
''Kami masih terus melakukan penyelidikan mendalam. Termasuk siapa saja yang terlibat. Informasi sementara kayu itu akan dibawa ke Pekanbaru, tapi pelaku tidak tahu siapa penadahnya,'' ujarnya. 
     
Saat disinggung apakah kayu itu berasal dari SM Rimbang Baling, Edo belum bersedia menyimpulkannya. 

''Memang Hulu Sungai itu Rimbang Baling. Tapi kami belum tahu apakah memang berasald dari sana atau tidak,'' jelasnya. 

Selain itu, terhadap supir truk Colt Diesel itu, juga dilakukan tes narkoba di Rumah Sakit Polisi. 

''Ada juga dugaan supir itu menggunakan narkoba, makanya kita lakukan tes. Nanti, jika terbukti kota serahkan penanganannya ke pihak kepolisian,'' ujar Edo. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...