Polisi Selidiki Penyebab Petani Mati Disaluran Irigasi 

Minggu,30 Desember 2018 - 12:14:09 WIB Di Baca : 308 Kali

Riauaktual.com - Polsek Benai, Kabupaten Kuansing melakukan penyelidikan terhadap Juniati 53 tahun yang ditemukan tewas, Sabtu pagi kemarin sekitar pukul 9.13 WIB di saluran Irigasi bendungan Rawang Udang, Desa Talontam Benai, Kecamatan Benai. 

Penyelidikan dilakukan karena petugas menilai ada kejanggalan penyebab kematian korban. Ada luka panjang, namun tidak tembus ke leher. 

Pertama ditemukan, Yuhendri (32) yang merupakan tetangganya. Korban dalam keadaan tertelungkup dan leher bersimbah darah. 

Loading...

Penampakan didepan mata Yuhendri langsung dikabarkan ke R Helpi Alponso kepala Desa setempat. Informasinya langsung diteruskan ke Polsek Benai. 

Petugas langsung melakukan evakuasi dibantu warga sekitar, yang ramai ditempat. Kemudian olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Kronologis yang didapat kepolisian dari saksi, korban pergi dari rumah Sabtu (29.12.2018) sekitar pukul 5.30 WIB untuk buang air. Hingga sekitar pukul 08.00 WIB korban tidak ada pulang kerumah. 

Karena khawatir, anak korban memberitahukan informasi kepada tetangga orang tuanya tidak pulang kerumah sejak pergi buang air. 

Pencarian pun dilakukan para tetangga, hingga pukul 9.13 WIB Yuhendri menemukan korban dalam kondisi tertelungkup di saluran Irigasi. 

''Korban sudah dilakukan visum di Puskesmas Benai. Dengan hasil rusuk kanan lebam, leher luka robek 9 sentimeter, luka pelipis mata kanan dan luka diatas telingan kanan,'' kata AKBP Muhammad Mustofa, Kapolres Kuansing, Ahad (30/12/2018)

Untuk mempermudah penyelidikan, Mustofa mengatakan, jasad korban akan dikirim ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan autopsi.  

''Sementara ini penemuan mayat tersebut masih dalam penyelidikan Reskrim, apakah korban pembunuhan atau tidak,'' kata Mustofa. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...