Tahun 2018 Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp16.112.736.736

Kamis,06 Desember 2018 - 20:33:46 WIB Di Baca : 233 Kali

Riauaktual.com - Tahun 2018 ini, Kejaksaan Riau melakukan pencapaian yang cukup menggembirakan, dengan dapat menyelamatkan uang negara sebesar Rp16.112.736.736.

Capaian Kejaksaan se-wilayah Riau di tahun 2018 ini menunjukkan trend yang positif dan dinilai melebihi target yang telah ditetapkan.

''Tahun ini pencapaian kita sangat menggembirakan, karena dapat menyelamatkan kerugian negara,'' kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Uung Abdul Syakur, usai Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kejati Riau, Kamis (6/12/2018) di Gedung Daerah Provinsi Riau Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Loading...

Uung mengungkapkan, dari total anggaran Rp32 miliar yang diperuntukkan untuk penanganan kasus. Dana yang telah terserap sebesar Rp29 miliar.

Dana itu, kata Uung dipergunakan untuk penanganan perkara pidana umum (pidum) dan pidana khusus (pidsus) paling banyak menyerap anggaran.

''Insyaallah.... Sisanya dapat terserap tahun ini,'' kata Kajati.

Uung membeberkan, bahwa Kejaksaan awalnya menargetkan dapat meraih dana Rp3 Milliar dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Namun, realisasinya, pihaknya dapat mencapai Rp25 miliar lebih.

Dalam hal kegiatan TP4D, Uung mengaku pihaknya telah mengawal 414 kegiatan pembangunan. Nilainya, sebut Uung Rp40 triliun lebih.

''Kita juga mengawal proyek nasional seperti jalan tol, paling banyak dilakukan TP4D Kejati Riau,'' ujar Uung.

Dalam penanganan perkara Pidum dan untuk kegiatan prapenuntutan (pratut), pihaknya menargetkan perkara yang  sebanyak 5.442.

''Realisasinya mencapai 5.664 perkara,'' papar Uung.

Dalam hal penunututan, pihak menargetkan sebanyak 5.086 perkara, realisasi 4.969 perkara. ''Itu belum termasuk yang lainnya, karena masih ada yang belum dilimpahkan dari kepolisian,'' jelas Uung.

Lanjut Uung, dalam penanganan perkara pidsus, negara telah menyediakan anggaran untuk 34 perkara. Untuk realisasinya berhasil ditangani sebanyak 46 perkara.

''Penyidikan itu anggaran untuk 23 perkara, realisasi 32 (perkara),'' tutur dia seraya mengatakan untuk pratut, anggaran yang disediakan untuk 45 perkara, namun realisasi 72 perkara.

''Kemudian untuk penuntutan, ada anggaran untuk 45 perkara. Namun berhasil terealisasi sebanyak 72 perkara,'' beber Uung.

Uung menyebutkan, Kajati juga menyampaikan terkait keberhasilan jajarannya dalam upaya penyelamatan keuangan negara dalam penangangan tindak pidana korupsi. Dikatakannya pada tahun ini, pihaknya telah menyelamatkan keuangan negara sebesar. .

''Kita tidak ada target (dalam menyelamatkan keuangan negara), tapi dilaksanakan semaksimal mungkin. Karena untuk korupsi, orientasi sekarang untuk penyelamatan keuangan negara,'' pungkas Kajati Riau Uung Abdul Syakur.

Dalam rakerda itu, turut dihadiri Wakajati Riau Mia Amiati, Kajari se-Riau, para asisten, serta seluruh Kasi di Kejati dan Kasi di ejari se-Riau. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...