Sudah Ratusan Kali Terjadi, BMKG Teliti Penyebab Lain Gempa di Mamasa

Jumat,09 November 2018 - 05:24:15 WIB Di Baca : 130 Kali

Riauaktual.com - Fenomena gempa yang terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat sedikitnya meresahkan warga disana. Dari ratusan kali gempa yang tercatat oleh BMKG sejak tangga 3 November, setidaknya sudah 30 kali warga merasakan gempa tektonik itu.

Salah satu staf operasional Pusat Gempa Regional (PGR) IV BMKG Makassar, Kaharuddin mengatakan, fenomena ratusan gempa kecil ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Mamasa. Setidaknya, gempa kecil juga pernah terjadi di Jailolo, Halmahera Barat.

Namun, gempa kecil yang terjadi di Halamahera Barat itu dikarenakan aktivitas magma yang berada di gunung yang berstatus aktif.

Loading...

"Kalau di Mamasa kita masih sebut aktivitas sesar Saddang yang ada di sana," kata Kaharuddin dikutip Rakyatku.com, Jumat (9/11/2018).

Kaharuddin mengatakan, pihaknya masih meneliti status gunung yang ada di Mamasa itu aktif atau tidak. Ia juga mengatakan bisa indikasi di Halmahera juga terjadi di Mamasa.

Namun, gempa di Halmahera hanya skala 2 hingga 3 SR. Ada juga skala gempa yang dirasakan dan juga tidak dirasakan oleh warga di sekitar pegunungan di Jailolo, Halmahera Barat itu.

"Ini yang masih kita teliti di Mamasa apakah murni aktivitas sesar Saddang atau ada aktivitas lain misal aktivitas Magma di bawah (gunung)," pungkasnya.

Hingga hari ini, gempa tektonik skala kecil masih terjadi di Mamasa. Pemerintah setempat bersama BMKG telah mengeluarkan pengumuman agar tidak mengkhawatirkan gempa ini. Namun, meski BMKG menyatakan gempa tidak memiliki potensi tsunami maupun likuefaksi, tetapi sebagai warga pendatang di Mamasa memilih pulang ke kampung halamannya.


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...