Bumi (int)

Bumi Pun Taat Pada Rasulullah

Senin,15 Oktober 2018 - 06:51:38 WIB Di Baca : 1103 Kali

Riauaktual.com -  Saat menyebarkan ajaran Islam, banyak yang menginginkan kematian Rasulullah. Saat kondisi genting seperti itu, Allah selalu memberikan pertolongan melalui mukjizat yang diturunkan.

Kafir Quraisy tidak henti-hentinya melakukan penyerangan dan membuat strategi untuk membunuh Nabi Muhammad. Tetapi, mereka selalu gagal. Salah satunya adalah ketika Rasulullah Saw bersama Abu Bakar melakukan perjalanan dari Makkah ke Madinah kemudian beristirahat dan berteduh di bawah pohon rindang. Saat itu ada orang kafir Quraisy yang melihat Rasulullah beristirahat, kemudian melaporkan kepada pemuka Quraisy.

Mendengar hal itu, pemuda Quraisy langsung memerintahkan pemuda Quraisy yang tangguh untuk membunuh beliau. Mereka langsung berbondong-bondong menuju tempat Rasulullah beristirahat. Namun, kegagalan kembali terjadi, sebelum berhasil membunuh Rasulullah, para pemuda itu merasa diserang kantuk hebat sehingga mereka tertidur. Mereka pun gagal membunuh Rasulullah.

Loading...

SAYEMBARA

Mereka pun mencari cara lain untuk membunuh Rasulullah. Akhirnya pemuka kafir Quraisy membuat sayembara, barang siapa yang berhasil menangkap Muhammad hidup atau mati akan diberi hadiah 100 ekor unta.

Mendengar pengumuman itu, salah satu dari kafir Quraisy yang bernama Suraqah langsung menanggapi dan berkata, "Akulah yang sanggup menangkap Muhammad dan menyeretnya ke hadapan kalian! Jika ia membangkang, maka ia akan kutangkap dan aku tak segan-segan untuk menebas batang lehernya!" ucapnya dengan lantang.

Di kalangan Quraisy, Suraqah terkenal sebagai jagoan penunggang kuda. Setelah berkata begitu, Suraqah keluar dan mempersiapkan kuda yang paling bagus untuk mengejar Muhammad.

Di tengah bukit, Suraqah melihat bayangan dua orang. Rasulullah pun melihat bayangan Suraqah. "Ya Rasulullah, kita telah ditemukan oleh Suraqah dan Suraqah adalah orang Arab pemberani," ujar Abu Bakar.

Rasulullah menjawab, "Engkau jangan takut. Sesungguhnya Allah bersama kita!"

DITELAN BUMI

Jarak Suraqah telah begitu dekat dengan Rasulullah dan Abu Bakar. Dengan semangat mendapatkan 100 unta, Suraqah memegang pedangnya dan memacu kudanya dengan kencang. Suraqah berseru kepada Rasulullah, "Wahai Muhammad! Siapakah yang bisa menghalangiku untuk membunuhmu pada hari ini".

"Allahlah yang bisa menghalangiku darimu! Dialah yang Mahaperkasa, Mahamulia, Mahatunggal, dan Mahakuasa!" jawab Nabi.

Lalu, datanglah Jibril kepada Muhammad, untuk mengabarkan kepada beliau, "Wahai Muhammad, Allah telah berfirman kepadamu bahwa bumi ini ditundukkan kepada perintahmu. Maka perintahkanlah bumi itu menurut kehendakmu."

Begitu diberitahu Jibril, Rasulullah langsung berkata kepada bumi, "Wahai bumi, ambillah Suraqah dan kudanya," Saat itu juga bumi menarik Suraqah dan kudanya sampai ke batas lutut.

Suraqah yang terkejut langsung memohon kepada beliau, "Wahai Muhammad, tolonglah diriku. Demi kemuliaan zat yang mulia, jika engkau bisa menyelamatkanku, aku pasti tidak akan menyakitimu."

Kemudian, Rasulullah berdoa kepada Allah dan selamatkan Suraqah beserta kudanya. Setelah Suraqah selamat, ia bukannya menempati janji, justru melakukan sebaliknya. Ia malah mengulangi lagi perbuatannya hendak membunuh beliau dengan pedangnya hingga tujuh kali.

Namun, setiap Suraqah mengarahkan pedangnya kepada Rasulullah ia dan kudanya selalu terperosok ke dalam tanah. Hingga akhirnya Suraqah bertobat dan jera atas perbuatannya.

 

Sumber : akuislam.id


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...