Ilustrasi Pasangan (foto: Shutterstock)

Tanda Hubungan Asmara Sudah di Ujung Tanduk, Putus atau Bertahan?

Kamis,19 Juli 2018 - 22:11:34 WIB Di Baca : 482 Kali

Riauaktual.com - Menjalin hubungan asmara dengan seseorang hingga bisa berhasil berlanjut naik ke tingkatan selanjutnya yang lebih serius, memang bukan hal yang mudah untuk dijalani.

Saat menjalani hubungan asmara, ada kalanya kita merasa bahwa hubungan tersebut lebih baik diakhiri saja. Well, putus hubungan dengan kekasih memang hal yang sulit, namun sebetulnya yang lebih membuat nelangsa adalah periode waktu di mana Anda terdiam menganalisa apakah harus putus atau tidak.

Tapi jangan khawatir, normal kok merasa ragu-ragu tentang putus ketika Anda tidak bisa cukup mengetahui apakah masalahnya ada di hubungan yang dijalani atau malah ada pada diri sendiri.

Lalu seperti apa mengenali tanda-tanda jika hubunganmu sudah diujung tanduk? Melansir Cosmopolitan, Kamis (19/7/2018) berikut di bawah ini ulasan beberapa tanda-tanda, harus memutuskan atau melanjutkan hubungan.

Stuck atau bosan

Rasa jenuh dan diam di tempat saat berpacaran, wajar memang dialami. Namun ketika Anda merasa tetap tidak puas terhadap hubungan yang dibina, terlepas dari banyak hal yang bahkan luar biasa keren yang sudah dijalani berdua namun tetap mendapati diri berusaha untuk melepaskan diri dari si dia ketika sedang bersama, ini bisa jadi tanda untuk move-on dari hubungan yang dijalani.

Terutama jika Anda sudah membayangkan bagaimana gaya hidup yang akan berbeda tanpa pasangan dan merasa tertarik dengan hal tersebut. Namun, jika dirasa hanya jenuh dengan rutinitas berdua (kegiatannya) bukan kepada individu pasangan, maka sebaiknya hubungan asmara tetap dilanjutkan. Solusinya, cobalah jenis rutinitas kencan yang berbeda yang belum pernah dicoba sebelumnya.

Ada rasa sombong 

Putuskan hubungan ketika merasa perlu meneriaki pasangan saat ia melontarkan cerita yang membosankan atau lelucon bodoh. Ini tandanya Anda perlu duduk dan bicara berdua dengan terbuka dan jujur perihal hubungan percintaan yang dijalani. Jika kehadiran pasangan secara irasional mengganggu Anda bahkan pada hari-hari baik, ini bisa memicu masalah yang jauh lebih besar. Nah lain lagi jika yang menganggu diri adalah hal-hal eksternal, bukan individu pasangan. Misalnya ada masalah di tempat kerja, di rumah, yang mana membuat diri bisa saja melampiaskan amarah pada pasangan Anda.

Kumpul bersama teman-teman 

Lebih suka secara aktif menghindari “berhubungan” dengan kekasih dengan cara mengisi waktu bersama teman-teman atau rindu setiap aspek kehidupan diri saat masih berstatus lajang? Ini bisa jadi pertanda bahwa Anda harus putus karena ini salah satu sinyal diri Anda sendiri tidak mau memperbaiki kualitas hubungan asmara yang dijalani karena diri sendiri sudah tidak memiliki ‘rasa’ terhadap hubungan ini.

Namun tak perlu putus jika yang dirasa hanyalah murni kangen alias rindu kepada teman-teman terdekat. Wajar kok ketika mulai berkencan dengan orang lain, kita akan lebih memprioritaskan kekasih dibanding teman-teman untuk sementara waktu. Nah ketika sudah merasa mantap dan stabil pada hubungan asmara diri sendiri, barulah diri merasa mulai untuk butuh bersosialisasi lagi.

Bertengkar

Merasa diri selalu merasa khawatir atau takut hanya demi menghindari terjadinya pertengkaran dengan kekasih, merasa terisolasi dan sendirian saat beradu argumen, melempar kritik pedas satu sama lain, atau menjadi defensif? Nah, dikatakan sebaiknya akhiri saja hubungan asmara tak sehat ini. Lain cerita kalau, walaupun sedang berbeda pendapat Anda berdua bersama pasangan tetap merasa dihormati dan menghormati satu sama lain.

Tanda sederhana, seperti apakah Anda berdua tetap bicara dengan nada tenang, tetap bisa bermesraan kembali setelah usai adu argumen, atau malah merasa hubungan jadi lebih berkembang setelah pertengkaran?

Ini artinya, Anda tetap bisa bersama sebab tak perlu sampai mengambil keputusan untuk memutuskan hubungan. Sebab yang terjadi hanyalah beberapa masalah soal komunikasi soal keinginan dan kebutuhan namun di sisi lain tetap ada rasa cinta, peduli dan menghormati satu sama lain. (Wan)

 

Sumber: Okezone.com


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...