Bupati Lebih Baik Separtai Dengan Gubernur, Wagub Edy Natar: Pemahaman Itu Tidak Benar!

Ahad, 29 November 2020 - 09:40:51 WIB

Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution yang juga sebagai ketua Dewan Pakar DPW Partai NasDem Provinsi Riau dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Siak Nomor Urut 02 Husni Mirza kampanye dialogis di Kecamatan Kandis.

Riauaktual.com - Munculnya isu yang disampaikan oleh salah satu Juru Kampanye (Jurkam) salah satu calon yang menyatakan, jika bupati lebih baik separtai dengan Gubernur hingga Presiden, pemerintahan berjalan baik. Hal itu dibantah tegas oleh Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution. 

Dia mengatakan, pemahaman yang disampaikan oleh Jurkam salah satu calon tersebut, tidak benar. 

"Sebenarnya tidak seperti itu, saya sendiri tidak separtai dengan Gubernur (Syamsuar), apakah saya susah? Tidakkan ?," ucap Edy Natar kepada wartawan, saat menjadi juru kampanye Calon Wakil Bupati Siak nomor urut 2 Husni Merza, di Kelurahan Telaga Sam Sam, Kecamatan Kandis, Sabtu kemarin, (28/11/2020). 

Bentuk bantahan pemahaman tersebut, Edy Natar yang juga sebagai Ketua Dewan Pakar DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Riau, menjamin dirinya jika pasangan petahana Alfedri-Husni menjadi bupati Kabupaten Siak 2021-2026 mendatang. 

"Jika Alfedri-Husni dipilih masyarakat Siak 09 Desember mendatang, Saya jaminannya nanti,"kata Edy. 

Bukan tanpa alasan, kata Purnawirawan TNI tersebut visi dan misi gubernur dan wakil gubernur itu sama. 

"Dengan demikian tentu pak Gubernur Syamsuar dan saya sebagai Wakil Gubernur Riau akan mendukung bupati dan wakil bupati terpilih,"cecar Brigadir Jenderal TNI (Purn) H Edy Afrizal Natar Nasution tersebut. 

Oleh karena itu, dirinya memastikan, Pemprov Riau tidak ada menganaktirikan daerah, terutama soal anggaran. Edy mengaku, sangat mendukung dan siap membantu daerah-daerah yang butuh pembangunan. 

"Itu tidak ada masalah dan tidak ada persoalan. Tidak ada presiden ataupun gubernur yang menganakemaskan dan tirikan daerah. Saya juga partai berbeda, pak gubernur juga berbeda, itu tidak ada masalah. Selama partai itu diakui, tidak ada yang dianaktirikan," tegasnya. 

Secara kepartaian, ia menyatakan komit mendukung pasangan Alfedri-Husni. Dia berjanji akan memperjuangkan pasangan ini, termasuk nanti jika sudah terpilih menjadi bupati dan wakil bupati. 

"Tidak ada isu yang menghambat pembangunan masuk ke Siak, saya jamin karena akan ada di situ, jangan khawatir," ungkapnya. 

Untuk diketahui, Edy Natar pertama kalinya menjadi juru kampanye pada helatan Pemilihan Kepala Daerah di Riau. Kabupaten Siak bahkan, satu-satunya daerah yang dia ikut berkampanye diantara sembilan kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada. 

Alfedri-Husni pada Pilkada Siak 2020 didukung oleh Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hati Nurani Rakyat, dan Partai Nasional Demokrat. Dua calon lainnya yang akan bersaing yakni Sayyed Abubakar Assegaf-Reni Nurita dan Said Arif Fadillah-Sujarwo. (Baim)