Lagi.. BPOM Pekanbaru Temukan 4 Sample Bakso Mengandung BoraksĀ 

Rabu,15 Mei 2019 - 17:32:49 WIB

Riauaktual.com - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru, kembali mendapati sample makanan mengandung Boraks, Selasa (14/5/2019) kemarin. 

''Ia benar tim BPOM Pekanbaru yang melakukan uji sample takjil ke Pelalawan mendapatkan bakso mengandung bahan berbahaya Boraks,'' kata Sonya PFM Ahli Muda dari Bidang Informasi dan Komunikasi BPOM Pekanbaru, Rabu (15/5/2019) sore. 

Dijelaskan Sonya, bahan berbahaya (Boraks, red) yang terdeteksi oleh petugas merupakan Boraks yang terkandung di empat sample jajanan bakso. Satunya lagi terdeteksi pada tepung pijer. 

''Lima sampel itu didapatkan petugas di jual di Pasar Tradisional Sorek, Pelalawan. Awalnya dilakukan uji terhadap 17 sampel,'' kata Sonya. 

Sistem operasi takjil yang mengandung bahan berbahaya, petugas membeli langsung uji dan langsung melakukan uji coba di mobil Laboratorium Keliling BPOM Pekanbaru. 

Untuk menguji seluruh takjil, petugas selalu melihat bahan yang terkandung yakni Formalin, Boraks, Rhodamin B, Metanil Yellow pada pangan. 

''Jika dari empat bahan diatas terdapat pada takjil, berarti berbahaya untuk dikonsumsi,'' ujar Sonya.  

Selanjutnya, usai dipastikan lima bahan itu mengandung Boraks. Seluruh dagangan tersebut langsung dimusnahkan. Produsen pembuat bakso juga diberikan pembinaan dan menandatangani surat pernyataan untuk tidak menggunakan bahan berbahaya lagi. 

''Apa bila mengulang kembali, selanjutnya akan dikenakan pidana,'' kata Sonya.

Dari Kabupaten Pelalawan petugas menguji sebanyak 66 sampel makanan berbagai jenis. 

Uji sampel takjil ini juga dilakukan di Pasar Takjil, Muhajiirin Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Tampan, Pekanbaru. 

Sebanyak 30 sampel takjil dilakukan uji coba, namun, Sonya mengakui, pihaknya tidak menemukan adanya terdeteksi 4 bahan berbahaya tersebut. 

Selain uji sampel, kita juga melakukan sosialisasi KIE melalui pemasangan Spanduk, penyebaran Leaflet dan KIE langsung oleh petugas BBPOM di Pekanbaru. 

''Para pengunjung pasar juga kita beri sosialisasi untuk mengenali makanan yang akan dikonsumsi,'' kata Sonya.  

Masyarakat yang ingin mengetahui kualitas dan keamanan makanan, kata Sonya dapat melakukan pengecekan dengan cara Ingat Pangan Aman, Ingat Cek KLIK, Cek Kemasan dan Cek Label. Kemudian, Cek Izin Edar dan Cek Kedaluwarsa, lalu No FORMALIN, No BORAKS, No Rhodamin B serta No Metanyl Yellow. 

''Masyarakat dapat mendapatkan informasi lebih dengan menghubungi HaloBPOM 1500533,'' tutup Sonya. (HA)