Tak Berizin RM Saoeng Kito Disegel

Kamis,21 Maret 2019 - 22:09:58 WIB

Riauaktual.com - Diduga tidak memiliki Izin usaha, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan penyegelan terhadap Rumah Saoenk Kito, Kamis (21/3/2019) ini. 

Upaya penertiban ini di lakukan di Jalan Sam Ratulangi dilakukan oleh tim gabungan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan juga pihak Kepolisian. 

Saat petugas mendatangi lokasi tersebut dan mempertanyakan surat-surat izin nya. Saat itu, pengelola tidak bisa memperlihatkannya. 

Disinyalir melakukan pelanggaran, kemudian petugas langsung ‎ melakukan penyegelan dengan memasang Satpol PP Line. Usai penyegelan, petugas menghimbau agar tidak membuka sementara Rumah Saoenk Kito. Sampai pengelola telah mengantongi izin resmi. 

Quarte Rudianto Kabid Pengaduan, Kebijakan dan Pelaporan Layanan DPMPTS Kota Pekanbaru, menjelaskan, tindakan penyegelan dilakukan, setelah pihaknya menindaklanjuti adanya laporan masuk dari masyarakat terkait RM Saoeng Kito. 

''Kita bertindak, setelah adanya surat masuk dari Polresta (Pekanbaru). Kemudian kita melakukan pengecekan perizinannya,'' ungkap Quarte. 

Lebih lanjut, diungkapkan Quarte, bahwa hasil pengecekan dilapangan, diketahui, tempat usaha tersebut sudah beroperasi sejak dua bulan lalu tidak memiliki izin sama sekali. 

Menurutnya, saat pengelola diminta memperlihatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan laik sehat dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru. Mereka mengaku tidak memiliki nya. 

''Mereka tidak mengantongi izin sama sekali, karena itu langsung kita segel. Sesuai aturan, agar pengelola mendapatkan izin itu. Maka pemilik harus ada rekomendasi dari lurah, camat, Diskes, DLHK dan lainnya,'' jelas mantan Kabid Mutasi BKSDM Kota Pekanbaru. 

Penindakan penyegelan ini dilakukan, untuk mengantisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan, mengingat RM Saoeng Kito tidak memiliki surat keterangan laik sehat. 

''Untuk setiap rumah makan, harus ada layak sehat. Karena menandakan makanan yang di jual layak atau tidak dikonsumsi,'' paparnya. 

Ia menegaskan, setiap tempat usaha yang terbukti melanggar aturan seperti yang berlaku di Kota Bertuah tidak hanya dilakukan terhadap Saoeng Kito. 

''Tidak hanya Saoeng Kito, peraturan ini diberlakukan terhadap seluruh tempat usaha. Ya, Kalau nanti pemilik sudah mengantongi izin, segel kita buka kembali. Kepada pelaku usaha kita minta mengurus izin sebelum membuka usaha,'' tutup Quarte. (HA)