Putri Keraton Solo Ingin Lawan Gibran, PKS Minta Galang Koalisi

Rabu, 29 Juli 2020 - 12:11:46 WIB

Putri keraton Solo Putri Woelan Sari Dewi. ©2020 Merdeka.com/istimewa

Riauaktual.com - Cucu Pakubuwono XII BRA, Putri Woelan Sari Dewi, menemui PKS agar maju di Pilkada Solo. DPD PKS menyarankan agar Putri menggalang koalisi juga dengan partai lain.

"Kami mengajak mbak Putri untuk bersama-sama berupaya menggalang koalisi. Karena itu substansinya. Tanpa adanya koalisi, siapapun tak akan bisa maju melawan Gibran," ujar Ketua Bappilu DPD PKS Solo, Sugeng Riyanto, saat dikonfirmasi, Senin (27/7).

Sementara itu, Riyanto mengakui telah berkomunikasi dengan semua partai politik kecuali PDIP di Solo. Dia mengatakan, komunikasi di tingkat Kota untuk membentuk koalisi buntu karena masing-masing memiliki instruksi tingkat pusat. Namun, dia mengakui PKS tengah melakukan penjajakan koalisi di tingkat pusat.

"Instruksi dari pusat membuat teman-teman tidak berdaya. Ini sedang dicoba lobinya di level pusat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah PKS Solo, Budhi Hartanto, mengatakan peluang Putri di Solo tetap ada. Tetapi Putri harus menguji dirinya dengan menembus rekomendasi partai.

"Bisakah mbak Putri menjadi figur yang diterima di partai koalisi atau dengan kata lain bisakah mbak Putri menembus rekomendasi di DPP masing-masing partai," kata dia.

"Kalau koalisi sudah ada dan mbak Putri diterima di koalisi, maka selanjutnya adalah soal efektivitas mesin pemenangannya, ibarat mobil, biar power full cc-nya harus besar," ucapnya, sebagaimana dikutip dari Merdeka.com.

Sementara itu, Budhi mengakui jajak pendapat kader PKS, tokoh yang muncul dari luar PKS adalah wakil wali kota Solo, Achmad Purnomo.

"Sesuai dengan hasil jajak pendapat kader di PKS, yang muncul adalah nama Purnomo kalau PKS mau ambil calon dari luar PKS. Koalisi sudah terbentuk," kata dia.