Jika tak Pakai Masker Didenda Rp4 Juta, Langgar Jam Malam Rp13 Juta

Ahad, 29 Maret 2020 - 09:54:48 WIB

Riauaktual.com - Upaya menghentikan penyebaran wabah corona tidak cukup dengan imbauan. Perlu langkah tegas. Setiap negara melakukan hal berbeda.

Di India, polisi turun ke jalan-jalan mengawasi warga. Mereka yang mengabaikan anjuran tinggal di rumah dipukuli dengan pentungan. Juga aneka hukuman fisik lainnya.

Uni Emirat Arab (UEA) berbeda. Para pelanggar dikenakan denda.

Jaksa Agung, Dr Hamad Saif Al Shamsi mengeluarkan tabel daftar 15 pelanggaran beserta dendanya. Dua dari daftar itu sempat direvisi.

Salah satu yang direvisi yakni denda tidak mengenakan masker medis di tempat tertutup untuk pasien penyakit kronis. Juga orang yang menderita gejala pilek dan influenza, dan tidak memperhitungkan jarak aman antara orang.

Pelanggar terhadap ketentuan ini didenda Dh 1000 atau sekitar Rp4,3 juta. 

Poin lain yang direvisi yakni meninggalkan tempat tinggal selama jam malam. Hukumannya denda Dh 3000 atau sekitar Rp13 juta.

Penumpang mobil juga diatur. Tidak boleh lebih dari tiga orang. Jika lebih, maka sopirnya akan dikenakan denda.

Polisi Dubai mengaktifkan radar untuk melacak pengendara yang melanggar pembatasan lalu lintas selama jam Program Sterilisasi Nasional. 

Pengemudi juga harus meminta izin sebelum meninggalkan rumah untuk tujuan penting. Mereka harus mendaftar di http://move.gove.ae.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari tindakan pencegahan dan pencegahan yang dilakukan UEA. Untuk mengekang penyebaran Covid-19 dan memastikan keamanan dan kesejahteraan penduduk dan pengunjung. 

Denda akan berlipat ganda bagi mereka yang ditemukan mengulangi pelanggaran. Undang-undang ini berlaku efektif mulai Kamis (26/3/2020).

Hingga Sabtu (29/3/2020), total kasus positif di UEA menjadi 405. Sementtara 72 kasus berasal dari berbagai negara.

Masing-masing satu orang dari Sri Lanka, Yordania, Palestina, Suriah, Iran, Komoro, Cina, Arab Saudi, Kyrgyzstan, Bosnia dan Herzegovina, Serbia, Yunani, Uruguay, Rumania, Swedia, Afrika Selatan, Irak, dan Yaman.

Dua orang dari Nepal dan Ethiopia. Empat warga Uni Emirat Arab, lima warga Inggris, lima warga Pakistan, lima warga Libanon, dan delapan warga Bangladesh di samping 23 warga India.

Tiga pasien Covid-19 lainnya, seorang warga negara Pakistan dan dua orang Bangladesh, telah pulih sepenuhnya. Total pasien yang sembuh 55 orang.