Walikota: Korea Selatan Sangat Serius Tangani Air Bersih Pekanbaru

Rabu, 04 Desember 2013 - 05:40:00 WIB

Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT bersama Direktur pengembangan Kerjasama Pemerintah dan swasta BAPPENAS RI Bastarry Panji Indira, membicarakan tentang pengelolaan air bersih. Rabu (4/12/2013) di Jakarta. FOTO: Humas Pemko

JAKARTA, RiauAktual.com – Investor GS E &C dari Korea Selatan sangat serius dan berminat untuk menanam investasi dalam hal pengelolaan air bersih di Kota Pekanbaru, dimana saat ini persoalan air bersih di Pekanbaru tidak terkelola dengan baik oleh PDAM Tirta Siak.

Demikian diungkapkan Waliota Pekanbaru Firdaus ST MT saat mengikuti workshop Pekanbaru Suplay Project  yang digelar di Hotek Sultan Senayan Jakarta, Rabu (4/12)  dengan dihadiri oleh  sejumlah Dirjen pemerintah RI seperti dari Bappenas, Kementrian PU, Kementrian Keuangan, juga sejumlah utusan dari pemerintah  Korea Selatan, pihak GS E&C dari Korea Selatan, pihak  PT GTI Indonesia, dan  sejumlah pejabat  terkait dari pemko Pekanbaru seperti Kepala Bappeda, Kadis PU, Kabag Perekonomian , dan sejumlah staf.

“Ini adalah pertemuan dan workshop ketiga  yang difasilitasi oleh pemerintah pusat, dimana  kita melihat  betapa sangat seriusnya pemerintah Korea Selatan  bersama GS E&C untuk berinvestasi dalam hal pengelolaan air bersih  di Kota Pekanbaru,’’ ungkap firdaus.

“Ditambajhkan Walikota bahwa Pekanbaru sangat memerlukan penanganan air bersih oleh pihak swasta yang memiliki kemampuan di berbagai bidang. Hanya sajaPemko  masih perlu membuat kajian bersama pemerintah pusat dalam hal ini Bappenas, Kemeterian PU, dan Kementerian Keuangan RI, tentang  tindak lanjut  kerjasama ini.

“Selanjutnya nanti  kita agendakan workshop ini digelar di Pekanbaru, dan tim asistensi kita di Pekanbaru juga akan melakukan kajian lebih mendalam  tentang rencana pembangunan proyek air bersih ini, karena  selain untuk memenuhi kenutuhan masyarakat,  ketersediaan air bersih juga merupakan salah satu indicator pendukung  untuk pembangunan kota Pekanbaru menjadi kota Metropolitan’’ ujar Walikota.

Ditambahkan Walikota, bahwa salah satu yang juga harus dikaji lebih dalam berkaitan dengan harga air yang akan ditetapkan agar tidak memberatkan masyarakat Pekanbaru selaku konsumen air bersih itu nantinya.

Sementara itu, Direktur pengembangan Kerjasama Pemerintah dan swasta  BAPPENAS RI Bastarry Panji Indira menyampaikan bahwa Kerjasama ini diharapkan benar-benar terwujud untuk memnuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kota Pekanbaru.

“Kita melihat Pekanbaru sudah sangat siap dengan infrastrujturnya untuk mewujudkan pembangunan proyek air bersih dalam skala yang sangat besar, karena perkembangan kota Pekanbaru sangat  sangat cepat terutama dalam pertumbuhan ekonomi maupun perkembangan pembangunan kotanya,’’ ujar Bastari.

Dengan nada yang sama Mr.Kwak Dong Hoon Senior Vice president GS E&C menyampaikan bahwa ketertarikan Korea Selatan berinvestasi di Indonesia terutama Kota pekanbaru adalah demi melihat pesatnya perkembangan Kota Pekanbaru dan perkembangan ekonominya yang sangat baik dan nyaman untuk berinvestasi.

“Kita sangat serius dan tertarik untuk membangunan proyek air bersih ini. Diproyeksikan  besar out put  air yang diproduksi sekitar 1.370 liter perdeti, dengan luas lahan yang diperlukan sekitar 10,3 Ha, dengan pipa transmisi 38 Km, dan tower dan menara’’ ujar Mr Kwak.

Ditambahkannya, bahwa, rencana lokasi pembangunan proyek air bersih tersebut adalah, kecamatan Tenayan raya, Tampan, dan Rumbai.

Editor: Riki
Sumber: Humas Pemko