Barang Bukti dari 133 Perkara Pidum Dimusnahkan

Rabu, 13 Juli 2022 | 20:20:33 WIB

Riauaktual.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan memusnahkan barang bukti dari 133 perkara di Negeri Seiya Sekata. Mayoritas barang bukti perkara tindak pidana umum yang dimusnahkan yakni narkotika. 

Kegiatan pemusnahan tersebut dipimpin langsung Kajari Pelalawan, Silpia Rosalina, Rabu (13/7). Turut hadir seluruh kepala seksi, Kepala Subbagian Pembinaan (Kasubbagbin) serta pegawai Korps Adhyaksa. 

Lalu, perwakilan dari Pengadilan Negeri (PN), Badan Narkotika Nasional Kabupaten, Dinas Kesehatan, dan Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan, serta undangan lainnya.

KasiIntelijen Kejari Pelalawan, Fusthathul Amul Huzni menyampaikan, barang bukti perkara yang dimusnahkan telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Kantor Kejari Pelalawan itu masih dalam rangkaian Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-62.

"Kegiatan pemusnahan barang bukti merupakan salah satu tugas Jaksa dalam melaksanakan putusan pengadilan," ungkap FA Huzni.

Lanjut FA Huzni, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 133 perkara tindak pidana umum. Dimana perkara narkotika mendominasi barang bukti yang dimusnahkan.

"Barang bukti yang akan dimusnahkan berasal dari 133 perkara. Yakni, 71 perkara narkotika, dan 62 perkara Oharda, Kamnegtibum, dan TPUL," jelas Kasi Intel.

Untuk narkotika yang dimusnahkan, sebut dia, barang bukti sabu-sabu sebanyak 126.09 gram, ganja 3.57 gram, dan pil ekstasi sebanyak 2.58 gram. 

"Barang bukti yang ada dilakukan pemusnahan dengan cara dihancurkan 
menggunakan alat blender untuk barang bukti narkotika, dipotong, dibakar, dan dikubur ke dalam tanah untuk barang bukti pupuk," ucap dia. 

Dengan adanya kegiatan pemusnahan ini, kata dia, diharapkan tingkat kejahatan akan berkurang, dan barang bukti tersebut tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

"Dengan begitu, keadaan dan situasi di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Pelalawan menjadi aman, tenteram dan kondusif," harapnya.

Terkini

Terpopuler