Dua Kurir Pembawa 59 Kg Sabu Diserahkan ke JPU

Jumat, 01 Juli 2022 | 17:05:56 WIB

Riauaktual.com - Dua tersangka penyelundupan sabu puluhan kilogram diserahkan penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Riau ke Jaksa Penuntut Umum. Hal ini, setelah berkas perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika dinyatakan lengkap atau P-21. 

Adapun para tersangka yakni Wiyanto alias Mul dan Maradona alias Dona. Dari tangan penguasaan para tersangka disita barang bukti berupa empat tas ransel berisikan sabu seberat 59 kilogram. 

Kasi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Bambang Heri Purwanto dikonfirmasi membenarkannya. Dikatakan dia, penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap II telah dilakukan di Kejari Bengkalis. 

“Pada hari Kamis, 30 Juni 2022 telah dilakukan tahap II perkara tindak pidana narkotika dari penyidik Polda Riau ke tim JPU,” ungkap Bambang, Jumat (1/7) petang. 

Tim JPU itu, sebut Bambang, merupakan gabungan JPU Kejati Riau dan Kejari Bengkalis. Ketika P-16-A, para JPU yakni Andi Akbar, Prawiranegara Putra, Ananda Hermila, Sartika Ayu Tarigan dan Bagas Pradikra Haryanto. 

“Tersangkanya Wiyanto dan Maradona. Barang buktinya empat atas rensel dan didalamnya terdapat 56 bungkus paket besar diduga berisikan sabu. Berat kotor 59.094,86 gram dan berat bersih 56.186,22 gram. Kemudian dilakukan penyisihan barang bukti sabu seberat 237,03 gram,” sebutnya. 

Saat ini, kata mantan Kasi Pidana Umum Kejari Pekanbaru, JPU tengah menyusun surat dakwan para tersangka. Jika sudah rampung, JPU segera mungkin melimpahkannya ke Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis. “JPU masih menyusun surat dakwaan tersangka,” pungkasnya. 

Diketahui tersangka Madona dan Wiyanto ditangkap gabungan Ditresnarkoba Polda Riau dan Satresnarkoba Polres Bengkalis di Jalan Sudirman, Desa Bantan Air, Kecamatan Bantan, Ahad (6/3) sekitar 04.00 WIB. Saat ditangkap, polisi tidak menemukan barang bukti narkotika. 

Atas kondisi tersebut, polisi melakukan pedalaman dan introgasi. Tersangka mengakui ada menjemput, mengambil dan menyimpan sabu ke sebuah milik Usrin alias Ren. Ruko itu berjarak sekitar 500 meter dari lokasi penangkapan tersangka. 

Hasi dari penggeledahan di ruko itu, ditemukan empat tas berisikan 59 paket besar berisikan sabu. Sabu tersebut merupakan milik M Kusrin yang mana telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Kusrin berperan sebagai mengajak serta yang mengatur semua kegiatan tersebut mulai dari penjemputan sampai penyimpanan barang bukti. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Kedua Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang NarkotikaNarkotika. 

Terkini

Terpopuler