Guna Mendongkrak Penerimaan Anggaran Daerah, Komisi II DPRD Pekanbaru Hearing Bersama Dispenda

 

Tanggal 19 Oktober 2017

PEKANBARU - Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, menyatakan, Pemko perlu melakukan inovasi baru penarikan berbagai jenis penerimaan bidang pajak daerah dan retribusi, guna mendongkrak penerimaan.

"Dispenda Pekanbaru masih melakukan pola lama dalam penarikan pajak," kata Ketua Komisi II DPRD kota Pekanbaru, Tengku Azwendi, di Pekanbaru, terkait hearing Komisi II DPRD Kota Pekanbaru dengan Dispenda setempat, (17/10/2017).

Tengku Azwendi, mengatakan, untuk menyikapi rasionalisasi atau pemangkasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pekanbaru tahun 2017. Dispenda perlu mengoptimalisasi  sumber pendapatan dari pajak, dan juga retribusi.

"Kami cermati sesui dengan zaman dan kebutuhan yang makin tinggi, Dispenda perlu mengubah sistem ke pelayanan elektronik dengan pajak online," paparnya.

Tengku Azwendi menyarankan, Dispenda harus membuat program jitu, salah satunya melalui  armada pajak untuk berkeliling jemput bola. Namun tentunya tanpa menggangu hari kerja, seperti Sabtu dan Minggu.

"Mobil pajak keliling yang terjadwal untuk daerah pinggiran diharapkan bisa menjangkau Wajib Pajak di daerah terpencil." saran Azwendi.

Lebih lanjut Azwendi menganalisa, dalam memaksimalkan pajak, satker perlu membuat program dan mengkaji sumber-sumber pajak baru maupun yang sudah ada.

"Dengan membuat aturan hukum berupa  perwako, dan sebagainya untuk menjaring wajib pajak baru dan mengikat yang sudah ada," paparnya.

Termasuk juga upaya untuk menyelesaikan para pengemplang pajak.

"Misalnya wajib pajak yag tertunggak bisa ditagih dengan ketentuan yang diatur," ujarnya.

Anggota Komisi II Dapot Sinaga Memberikan Tanggapan Dalam Hearing

Pihak Dispenda Memaparkan Hasil Kerja Kepada DPRD

Suasana Hearing yang tampak serius

Suasana Hearing

Suasana Hearing

Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Tengku Aswendi Memimpin Jalannya Hearing

Cetak