HOT TOPIC

DPRD Pekanbaru Akan Panggil Manajemen Bank OCBC NISP

Dibaca: 107589 kali  Kamis,11 September 2014 | 16:56:25 WIB
DPRD Pekanbaru Akan Panggil Manajemen Bank OCBC NISP Ket Foto : Ketua DPRD Kota Pekanbaru Roni Amriel

PEKANBARU , RiauAktual.com - Dugaan pelarangan karyawati menggunakan jilbab di Bank OCBC-NISP, yang mengakibatkan seorang karyawati harus berhenti dan membayar denda Rp10 juta karena keluar sebelum kontrak kerja habis, kini menjadi perbincangan panas di DPRD Kota Pekanbaru.

Ketua DPRD Kota Pekanbaru Roni Amriel, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (11/9/2014), mengatakan, bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti informasi tersebut dengan cara memanggil langsung pihak perusahaan bank. "Suratnya sudah kita siapkan. Tinggal mengirimkan saja," kata Roni.

Sebagai mana diberitakan sebelumnya Salah seorang karyawati bank swasta OCBC-NSIP Suryani Wahyu Lestari, keluar dari bank sebagai teller. Ini disebabkan dirinya tak bisa menutupi aurat saat bekerja akibat kebijakan perusahaan.

Manager Operasional Bank OCBC-NISP Pekanbaru, Go Thian Hock, mengakui bahwa memang karyawatinya tak diperbolehkan menggunakan jilbab.

"Kebijakan khusus untuk karyawati tidak menggunakan jilbab memang tidak ada, tetapi saat mereka melamar pekerjaan di sini kita sarankan agar mereka tidak menggunakan jilbab dan mereka menyetujui itu," sebutnya.

 

Laporan : Tim


Akses RiauAktual.Com Via Mobile m.riauaktual.com

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

comments powered by Disqus
BERITA TERKINI
shadow