Walikota Pekanbaru Firdaus Mt

Surat Bernada Interfensi Wako Pekanbaru Buyarkan Pembahasaan RAPBD

Selasa,18 Februari 2014 - 22:11:00 WIB Di Baca : 70659 Kali

PEKANBARU (RA)- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru merasa dilecehkan oleh sikap walikota Pekanbaru Firdaus Mt. Melalui surat yang dikirim pada saat para anggota dewan tengah membahas RAPBD kota Pekanbaru tahun 2014, tersirat tulisan seolah wako Pekanbaru ingin menunjukan taringnya.

Sontak saja akibat surat dengan nomor 910/bappeda/42 tertanggal 17 februari tersebut, para anggota dewan meminta rapat ditunda untuk dilakukan rapat pimpinan fraksi terkait surat wako tersebut.

Dari copyan yang berhasil di dapat RiauAktual memang terdapat kata-kata di pernyataan nomor 8 dengan tulisan "Jika tidak bisa diselesaikan APBD pada tanggal 24 februari maka walikota akan mengeluarkan perwako" pernyataan tersebut lah yang membuat rapat yang tadinya fokus menjadi buyar

Ketua DPRD Desmianto ketika dikonfirmasi menyatakan kekecewaan atas surat walikota tersebut. "Ingat DPRD tidak pernah melakukan penundaan pengesahan APBD Pekanbaru Tahun Anggaran 2014. Hariini kita tengah membahas, kenapa wako mengirim surat seolah seperti memerintahkan, ini tidak lazim," ucap Desmianto diruang paripurna, Selasa (18/02)

Menurut Desmianto pembahasan itu terus dilakukan karena adanya penambahan anggaran untuk beberapa kegiatan pembangunan, terutama yang berkaitan dengan multiyears. "Kalo tidak ada itu anggaran multiyears dari kemarin-kemarin sudah beres ini APBD disahkan," tegas Desmianto

Jadi saya ingatkan tidak perlu wako membuat surat sepertiini. Tanpa dimintapun kami pasti bahas, ini kewajiban kami jangan interfensi kami. Jika wako mengeluarkan Perwako itu sama dengan wako melanggar aturan "Kami punya hak bajeting" tegas Desmianto.(Don)

Share Tweet Google + Cetak

Loading...
Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com