Sekretariat Mapala Sakai, Tempat Dimana Terduga Teroris Z Ditangkap

Ini Cerita Mapala UNRI Terkait Penangkapan Terduga Teroris di Kampus

Senin,04 Juni 2018 - 17:48:03 WIB Di Baca : 1152 Kali

Riauaktual.com - Sebelum tim densus 88 Anti teror meringkus Z dan dua rekannya D serta K. Beberapa orang Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Sakai Universitas Riau (UNRI) sempat mendengar suara ledakan yang berasal dari lapangan basket Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) pada Jumat (1/6) petang.

''Saya dengar suara ledakan. Waktu itu posisi saya habis buka puasa bersama dan salat magrib,'' ujar Pjs Ketua Umum Mapala Sakai Fisip UNRI, Mutiara Shinta, pada Senin (4/6).

Loading...

Dari informasi yang beredar, suara ledakan itu diduga berasal dari uji coba bom pipa yang dirakit oleh Z. Namun saat ditanyakan, Musi sapaan akrab dari Pjs Ketum Mapala Sakai itu tak dapat memastikannya.

''Kami kira itu mercun atau petasan, dapat informasi bahwasanya yang melaporkan dari security depan, mereka dengar ledakan dari lapangan basket Fisip,'' sebutnya.

Memang sebelum-sebelumnya tidak pernah ada suara ledakan yang berasal dari kawasan kampus, namun pada malam itu berbeda akan tetapi Musi dan rekan lainnya sama sekali tak menaruh curiga.

"Bang Z waktu itu gak ada disini (homestay Mapala). Kami gak tau dia dimana," bebernya.

Musi juga tak pernah menaruh curiga terhadap Z. Ia memang sempat menginap di homestay Mapala Sakai selama satu bulan.

"Gak ada yang aneh. Dia selama sebulan di homestay dan kami tidak pernah membatasi, karena dari Mapala semua kita saudara layaknya seperti keluarga," jelasnya.

Begitu juga dengan K. Ia ternyata masih berstatus sebagai mahasiswa aktif di jurusan Ilmu Komunikasi tahun 2012.

"Dia baru saja datang, terus tiba-tiba polisi nanya kamu yang namanya Kalek? Dia jawab iya, disuruh lepas jaket dan dia langsung di borgol dengan double tip," tuturnya.

Keduanya yang diamankan di homestay Mapala Sakai itu kemudian dibawa ke sebuah mobil berwarna hitam.
Sementara D ternyata bukan diamankan di kawasan kampus. "Dia ini diamankan di Kubang (Kabupaten Kampar). Baru setelah itu polisi datang ke kampus mengamankan Z dan K," sebutnya.

Terpisah, Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang saat dikonfirmasi menampik adanya dugaan uji coba ledakan bom itu"Gak ada," kata Nandang usai deklarasi anti faham radikalisme, Senin pagi.  

Hal senada juga dikatakan oleh Rektor UNRI, Aras Mulyadi. "Gak tau," tuturnya.

Sejauh ini, polisi sudah menetapkan Z sebagai tersangka. Namun dua lainnya D dan K masih berstatus sebagai saksi.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan keduanya juga akan ditetapkan sebagai tersangka.

"Perkembangan terakhir satu sebagai tersangka, Z. Dua lagi sebagai saksi. Tidak menutup kemungkinan akan menjadi tersangka," pungkasnya. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Loading...
Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com