Tim Dishub Kuansing saat menggelar Operasi lalu lintas belum lama ini

Pemkab Kuansing, Akan Tetapkan Tarif Transportasi ke Batangkoban

Jumat,01 Juni 2018 - 15:37:29 WIB Di Baca : 794 Kali

Riauaktual.com - Belum lama ini, pada pertengahan Februari 2018 lalu Pemerintah Kabupaten Kuansing,  menyampaikan akan menetapkan tarif transfortasi ke Objek Wisata tujuh tingkat Batangkoban, di Desa Lubuk Ambacang Kecamatan Hulu Kuantan.

Penetapan tarif ini bertujuan, untuk memudakan masyarakat dalam pembayaran ongkos PP. Sebab selama ini biaya yang dikeluarkan pengunjung terbilang mahal.

Loading...

Hal ini ditegaskan Bupati Kuansing Drs. H. Mursini, MSi didampingi Wakil Bupati H. Halim usai pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan di Hulu Kuantan, belum lama ini.

"Kita akan tetapkan berapa tarif yang bisa terjangkau oleh pengunjung. Selama ini kan belum ada tarif yang ditentukan," jelasnya. 

"Sehingga, ketika pengunjung ingin pergi ke tempat wisata nantinya, bisa mengetahui berapa ongkos transportasinya. Tapi kita bikin dulu tegulasinya," sebut bupati.

"Apakah nanti kita siapkan orangnya, atau kita tunjuk masyarakat yang ada di Kecamatan yang mengelolah transportasi ini," kata Mursini.

Salah seorang warga Hulu Kuantan Yaya, menyambut baik rencana yang akan diterapkan Pemkab Kuansing tersebut.

"Tentunya rencana ini sangat kita dukung, yang jelas ada kejelasan. Dan bagi pengunjung yang akan berwisata juga bisa dimudakan," jelasnya.

Terkait hal ini, Plt. Kadis Dishub Kuansing, melalui Kasi perhubungan Hendri Siswanto, memebenarkan kepada wartawan Rabu (30/5/2018).

Namun, untuk saat ini unitnya kata dia tidak tersedia lagi, sebab banyak masyarakat beralih ke transfortasi pribadi, baik mobil maupun sepeda motor.

Dan ia juga tidak menampik untuk unit masih sebenarnya masih tersedia akan tetapi armadanya sudah tua dan sangat tidak memungkinkan untuk dioperasikam kembali.

Yang tersedia transportasinya saat ini menurut Hendri, yakni ALS antar kota dalam Provinsi dan antar kota luar Provinsi.

Sedangkan sistim yang diberlakukan kata dia, Dsihub hanya sebagai pengawasan, sebab rata-rata armada yang ada ini, mayoritasnya milik perusahaan transportasi itu sendiri. (Advetorial)


Share Tweet Google + Cetak

Loading...
Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com