HOT TOPIC

Nofrizal: Gepeng harus Didata, Kemudian Pulangkan ke Daerahnya

Dibaca: 59383 kali  Kamis,04 Juli 2013 | 05:15:00 WIB
Nofrizal: Gepeng harus Didata, Kemudian Pulangkan ke Daerahnya Ket Foto : Ketua komisi II DPRD Pekanbaru, Ir Nofrizal MM. FOTO: Riki

PEKANBARU, RiauAktual.com - Jelang memasuki bulan Ramadan banyak pengemis yang berdatangan ke Kota Pekanbaru untuk mengais rezeki. Fenomena ini Tentu saja membuat Pekanbaru kian semrawut.

Ketua komisi II DPRD Pekanbaru, Ir.Nofrizal menyebutkan, soal pengemis itu bukan hanya masalah imbauan. Tapi, kata dia, itu adalah masalah lapangan yang harus segera diselesaikan. Karena menjelang Ramadan biasanya banyak pengemis yang berbondong-bondong datang ke Pekanbaru.

Dalam melakukan penertiban tentunya harus mengedepankan tindakan persuasif tanpa kekerasan. Setidaknya Satuan Polisi Pamong Praja harus bekerja sama dengan pihak kepolisian dan berbagai pihak lain untuk mendukung penertiban tersebut.

"Penertibannya tidak mesti dengan cara kekerasan, silahkan di amankan, di data. dan jika bukan orang asli Pekanbaru kembalikan mereka ke asalnya," ucap Nofrizal kepada Riauaktual.com Kamis (4/7/2013) di kantor DPRD

Namun jika ada kelompok pengemis yang melakukan eksploitasi terhadap anak-anak, maka pihak kepolisian tidak boleh segan menindak sesuai hukum yang berlaku. Bagi yang terbukti melakukan eksploitasi apalagi kekerasan kepada anak dengan memaksa mereka mengemis, maka harus diberi tindakan tegas.

"Saya memang mencurigai ada sindikat pengemis ini telah melakukan eksploitasi terhadap anak-anak lantaran mempekerjakan mereka sebagai pengemis. ini harus di tindak," tegas syamsul

Politisi partai amanat Nasional (PAN) ini juga menyebutkan, jika Fenomena pengemis telah menjadi sumber masalah di kota-kota besar di Indonesia. Mereka mengganggu ketertiban umum, seperti kawasan lalu lintas di persimpangan lampu merah, hingga mengganggu ketertiban masayarakat

Sementara itu angggota komisi I DPRD Pekanbaru, tengku Asweli menghimbau kepada warga masyarakat Pekanbaru agar tidak memberi pengemis uang di Jalan terutama pengemis anak-anak. Karena langkah tersebut justru akan membuat anak-anak tersebut malas.

"Persoalan kita memang pasti iba melihat ibu tua, orang cacat, anak di jalanan dan maunya memberikan uang. Tapi perbuatan itu justru menimbulkan persoalan lain yang nantinya membuat mereka menjadi malas. Masyarakat harus pandai-pandai menentukan tempat sedekah yang lebih jelas, seperti di Masjid, Mushola, dan tempat-tempat lainnya yang memang disediakan tempat bersedekah yang arah uangnya jelas mengalir kemana," pungkasnya

Laporan: Doni Dwi Putra


Akses RiauAktual.Com Via Mobile m.riauaktual.com

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

comments powered by Disqus
BERITA TERKINI
shadow