Ilustrasi : kawasaki.co.nz

Ramai Burgman, NMax, dan PCX, Bagaimana dengan Kawasaki?

Minggu,18 Maret 2018 - 06:29:06 WIB Di Baca : 1044 Kali

Riauaktual.com -  Isu Suzuki Burgman di tengah ramainya Nmax dan PCX menandakan skutik premium di Indonesia terus tumbuh dengan ceruk pasar menggoda.

Kondisinya terakhir, NMax laris manis di pasaran, ditambah lagi XMax pada kasta berikutnya. Belum puas, Yamaha pun menghadirkan adik NMax, Yamaha Lexi.

Loading...

Honda pun ikut main. Mereka melakukan pembaruan pada skutik PCX 150 dengan banderol harga yang lebih terjangkau.

Belakangan ada isu Suzuki ambil ancang-ancang mengisi segmen skutik premium dengan Burgman berkubikasi lebih besar, yakni 180 cc, dan konon akan diproduksi di Indonesia.

Suzuki tidak menampik rencana Burgman 180, sekalipun belum akan diluncurkan tahun ini. “Kalau itu masih lama. Belum untuk tahun ini,” kata sumber Suzuki.

Lantas apa kabar dengan “geng ijo” Kawasaki. Apakah mereka turut terpancing? Rupanya Kawasaki tetap mempertahankan imej sebagai brand motorsport terkemuka.

Bahkan Kawasaki Heavy Industries (KHI) sebagai prinsipal PT Kawasaki Motor Indonesia sudah menyatakan tidak punya rencana memprroduksi skutik premium di Indonesia, atau mengimpornya.

“Tidak ada basicnya dan Kawasaki tidak pernah mendevelopment khusus motor skutik. Jadi kita tidak ada rencana juga menjualnya (skutik premium),” kata Sucipto Wiyono, Supervisor Marketing Division PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI).

Hal itu disampaikan walaupun Kawasaki punya matik hasil kolaborasi dengan Kymco. Padahal, mereka bekerja sama dengan pabrikan Taiwan itu di Eropa dengan menjual J300, yang kalau masuk ke Indonesia akan berhadapan dengan XMax.

Keputusan itu tidak terlepas dari fokus mereka di segmen motorsport Indonesia. Jagoan mereka, Ninja 250, masih menjadi raja di kelas 250 cc, mengasapi Yamaha R25 dan Honda CBR250. Kawasaki fokus mempertahankan dominasinya di sport premium.

“Penjualan Ninja 250 kami cukup baik, termasuk juga KLX . Hal ini karena brand trust dan memang mind set pengguna Kawasaki itu berbeda," ujar Sucipto

Menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), pada bulan Februari lalu Ninja 250 terjual sebanyak 2.188 unit, sementara Honda CBR25 hanya 201 unit, dan Yamaha R25 terjual 83 unit. Jadi, masuk akal kalau Kawasaki enggan membuka pintu untuk skutik. Setidaknya untuk saat ini.

 


Sumber : otosia.com


Share Tweet Google + Cetak

Loading...
Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com