Dedy Mulyadi kunjungi nenek Cicih. Foto/kompas.com

Dedi Mulyadi Bantu Ibu yang Digugat 4 Anaknya di Bandung

Kamis,22 Februari 2018 - 01:47:56 WIB Di Baca : 2170 Kali

Riauaktual.com - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi rumah Nenek Cicih, seorang ibu berusia 78 tahun yang digugat empat anak kandungnya sendiri, di Jalan Embah Jaksa, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Rabu (21/2/2018) pukul 20.00 WIB.

Dalam pertemuan itu, Dedi menawarkan sejumlah opsi untuk menyelesaikan masalah keluarga itu. Pertama, Dedi siap menyediakan pengacara untuk membela Nenek Cicih di pengadilan nanti.

Loading...

"Saya sudah siapkan pengacara untuk beliau untuk menghadapi pengadilan nanti," kata Dedi melalui sambungan telepon, Rabu malam.

Opsi kedua, lanjut Dedi, ia menawarkan agar Nenek Cicih dan empat anaknya yang menggugat agar duduk bersama menyelesaikan masalah tersebut. Jika keempat anaknya ngotot menuntut ibunya sebesar Rp 1,6 miliar, Dedi siap mem-back up dengan syarat harus sesuai aspek hukum.

"Saya siap back up Nenek Cicih atas tuntutan itu, tetapi harus sesuai aspek hukum warisan, termasuk dengan memperhitungkan hak-hak warisan nenek Cicih. Berapa yang harus dibayar oleh nenek Cicih," tandas bupati Purwakarta dua periode itu.

Berdasarkan cerita Nenek Cicih, Dedi mengatakan, kasus itu berawal ketika nenek Cicih menjual tanah yang menjadi haknya sebesar Rp 250 juta. Uang tersebut sebagian dipakai untuk membangun rumah kontrakan. Kebetulan bangunan rumah kontrakan itu berdiri di atas tanah milik salah satu anaknya yang juga menjadi tergugat.

"Lalu muncullah kecurigaan bahwa akan ada penglihan kekayaan warisan nenek Cicih ke salah satu anaknya. Padahal yang dijual itu tanah milik Nenek Cicih sendiri. Uang hasil penjualannya pun untuk menutupi kebutuhan hidup Nenek Cicih, satu anaknya yang janda dan empat cucunya. Jadi bukan untuk dimakan sendiri," tandasnya.

 Namun demikian, kata Dedi, apapun alasannya, seorang anak menggugat ibunya itu tidak pantas dan tidak baik.

Sebelumnya diberitakan, Cicih digugat empat anak kandungnya gara-gara menjual warisan almarhum suaminya yang telah dihibahkan kepadanya.

Keempat anak tersebut yakni Ai Sukmawati, Dede Rohayati, Ayi Rusbandi, dan AI Komariah. Adapun total gugatan terdiri atas gugatan materil Rp 670 juta yang terdiri dari harga bangunan senilai Rp 250 juta dan harga tanah Rp 5 juta per meter.

Untuk imateril, berupa kehilangan hak subjektif yaitu hak atas harta kekayaan, kehilangan kepastian hukum, dan kehormatan di masyarakat, yang dinominalkan sebesar Rp 1 miliar. Gugatan itu tercatat dalam Perkara Perdata Nomor: 18/PDT.G/2018/ PN BDG. (Wan)

 

Sumber: Kompas.com


Share Tweet Google + Cetak

Loading...
Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com