ilustrasi

Ini Doa yang Bisa Diterapkan untuk Mendapat Jodoh dan Panduan Memilih Pasangan Hidup

Senin,19 Februari 2018 - 01:44:17 WIB Di Baca : 2206 Kali

Riauaktual.com - Menghabiskan hidup dengan orang yang dicintai, membina keluarga, dan memiliki keturunan yang baik adalah cita-cita dari banyak orang.

Soal pasangan alias jodoh, nasib orang pun berbeda-beda. Ada yang lebih mudah jalannya dibandingkan yang lain, dan pastinya ada juga yang lebih sulit proses perjalanan mendapatkan jodohnya ketimbang orang lain.

Loading...

Seperti keinginan-keinginan lainnya, tentu sebuah usaha harus dibarengi lengkap dengan doa. Ikhtiar usaha tanpa doa dan sebaliknya doa tanpa usaha, juga sama sia-sianya.

Untuk soal upaya ikhtiar, bisa disesuaikan dengan diri masing-masing. Sedangkan untuk soal doa, bagi para Muslim dan Muslimah, merangkum dari berbagai sumber, ini doa yang bisa dibaca di tengah upaya mencari dan mendapatkan jodoh.

Untuk pria, "Robbi Hablii Milladunka Zaujatan Thoyyibah Akhtubuha Wa Atazawwaj Biha Watakuna Shoohibatan Lii Fiddiini Waddunyaa Wal Aakhiroh”.

Artinya : ” Ya Rabb, berikanlah kepadaku istri yang terbaik dari sisimu, istri yang ku lamar dan nikahi dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, dunia dan akhirat".

Untuk wanita, "Robbi Hablii Milladunka Zaujan Thoyyiban Wayakuuna Shoohiban Lii Fiddiini Waddunyaa Wal Aakhiroh”.

Artinya : ”Ya Rabb, berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisimu, suami yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, dunia dan akhirat".

Selain itu, doa lainnya yang bisa diamalkan ialah "Rabbana hablana min azwaajina, wa dzurriyyatina qurrata a’yuniw, waj’alna lil muttaqiena immaa”.

Artinya : "Ya Rabb-kami, anugerahkanlah kepada kami, istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang (anggota keluarga) yang bertaqwa'." – (QS.25:74).

Disebutkan pula, di dalam Al-Quran ada surat-surat yang berbicara soal jodoh, tepatnya soal kriteria jodoh dalam Islam. Yakni Surat An Nuur ayat 26 yang membahas soal seperti apa wanita yang pantas untuk dijadikan istri dan pria yang baik untuk dinikahi. Di mana surat An-Nuur ayat 26 ini memiliki arti sebagai berikut :

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)".

Begitu juga dengan Surat Ar Rum Ayat 21 yang mempunyai arti, "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir".

Terakhir ada Surat An Najm ayat 45 dengan arti yang berbunyi, " Dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita.

Memilih orang untuk menjadi pasangan sah, baik itu suami ataupun istri, tentunya tidak bisa sembarangan. Lalu bagaimana untuk bisa mendapatkan pasangan yang tepat?

Merangkum dari berbagai sumber, memilih pasangan yang tepat sesuai dengan prinsip Islam ialah yang pertama dengan melihat sisi agama dan karakternya, atau pendeknya ialah seseorang yang bertakwa, seperti bunyi salah satu firman Allah dan anjuran dari Nabi Muhammad SAW.

Allah Ta’ala berfirman:

“Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian adalah yang paling bertaqwa.” (QS. Al Hujurat: 13)

"Seorang wanita dinikahi karena empat alasan: karena harta bendanya, kedudukkannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya (dan karakter). Jadi nikahilah seseorang yang terbaik agama dan karakter agar sejahtera.” (HR : Bukhari dan Muslim).

Kedua, yakni pasangan alias orang yang ingin dijadikan sebagai pasangan hidup ini sebaiknya mempunyai visi dan misi yang sama. Seperti bunyi salah satu hadist Nabi Muhammad SAW, yang menyatakan untuk menikahi orang yang ingin menikah dan menjalani hidup di jalan Allah, serta berhati baik

"Tiga kelompok orang yang Allah perintahkan wajib untuk dibantu, yaitu Mujahid di jalan Allah, seorang bekerja untuk membayar utangnya, dan orang yang ingin menikah untuk hidup suci" (HR : At Tirmidzi).

Kemudian yang ketiga, para laki-laki disarankan sebaiknya menikahi wanita yang bisa memberikan keturunan. Supaya dengan maksud tujuan, nantinya bisa menghasilkan keturunan yang bisa meneruskan dakwah dan bermanfaat terhadap agama. Rasulullah SAW sendiri telah bersabda yang artinya:

“kawinilah perempuan penyayang dan banyak anak …” (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban).

Terakhir namun juga sangat penting, dijadikan panduan dalam memilih pasangan ialah dengan memilih pasangan yang seiman. Dalam Q.S. Al-Baqoroh ayat 221, Allah SWT telah berfirman yang artinya :

" Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang Mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke Surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran". (Wan)

 

 

Sumber: okezone.com


Share Tweet Google + Cetak

Loading...
Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com