Acara makan kue di Dahsyat dikecam. ©2018 Merdeka.com

Dianggap melecehkan TNI, program 'Dahsyat' dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Senin,22 Januari 2018 - 01:19:31 WIB Di Baca : 942 Kali

Riauaktual.com - Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB) resmi melaporkan program Dahsyat yang ditayangkan di stasiun televisi RCTI ke Polda Metro Jaya pada Minggu (21/1) malam. Tayangan pada hari Jumat (19/1) itu dinilai melecehkan TNI Angkatan Darat (AD).

Pada saat acara itu ditayangkan, salah seorang anggota TNI AD mengikuti permainan bersama salah seorang artis, Felcya Angelista. Permainan memakan sebiji kue yang diikat dan ditarik oleh kaki artis tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak termasuk warganet.

Loading...

Pelapor menyampaikan laporannya ke SPKT Polda Metro Jaya pada pukul 18.00. "Laporan kami sudah diterima," kata Ketua Infokom DPP PEKAT IB, Lisman Hasibuan, Minggu (21/1) malam.

Lisman menyerahkan barang bukti berupa video tayangan acara tersebut dan juga gambar saat anggota TNI AD mengikuti permainan. Laporan tersebut diterima dengan Tanda Bukti Lapor dengan mencantumkan Laporan Polisi Nomor:LP/393/1/2018/PMJ/Ditreskrimum. Terlapor disangkakan dengan perkara kejahatan terhadap kesopanan.

Lisman Hasibuan mengatakan pihaknya juga akan melaporkan program musik itu ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Lisman menyampaikan pihaknya akan meminta KPI mengevaluasi izin penyiaran RCTI yang menayangkan acara musik Dahsyat tersebut.

"Besok ke KPI untuk meminta agar izin penyiaran RCTI agar dievaluasi lagi," ujarnya.

Lisman mengatakan pihaknya memang belum berkoordinasi dengan KPI. Dia berencana akan datang langsung ke markas KPI. "Saya akan langsung ke sana," ujarnya.

Menurutnya televisi harus menyiarkan acara yang bermanfaat dan memiliki nilai-nilai baik yang bisa dicontoh masyarakat. Pihaknya juga meminta pemerintah segera turun tangan dalam persoalan ini.

Sebelum menuju Polda Metro Jaya, anggota PEKAT IB melakukan aksi di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Para peserta merentangkan spanduk yang berisi kecaman terhadap program tersebut. Termasuk juga menuntut pemerintah menghentikan program Dahsyat di RCTI.


Sumber : merdeka.com


Share Tweet Google + Cetak

Loading...
Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com