Hakim Tolak Eksepsi Mantan Anggota DPRD Kuansing

Hakim Tolak Eksepsi Mantan Anggota DPRD Kuansing
ilustrasi (int)

Riauaktual.com - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru menolak eksepsi (keberatan) yang diajukan mantan Anggota DPRD Kuansing, Arlimus, terdakwa kasus dugaan korupsi dana pengurusan sertifikat lahan perkebunan kelapa sawit sistem kemitraan (plasma) dengan PT PN V Pekanbaru.

"Menolak eksepsi terdakwa secara keseluruhan. Menyatakan, dakwaan jaksa penuntut umum sudah memenuhi syarat formil dan materil," kata majelis hakim yang dipimpin Toni Irfan SH, Selasa (12/12/17).

Hakim kemudian meminta JPU Jhon Leonardo Hutagalung SH untuk menghadirkan para saksi. Sidang kemudian ditunda pekan depan.

Jaksa menyebutkan, kasus ini berawal saat terdakwa menjabat sebagai Ketua Koperasi Siampo Pelangi Cerenti,Januari tahun 2010 silam.Ketika itu, masyarakat Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti menyetujui jika tanah ulayat seluas 4000 Hektare (Ha) dijadikan perkebunan kelapa sawit pola kemitraan (plasma) dengan PT PN V Pekanbaru.

Untuk pengurusan sertifikat kebun plasma itu, PTPN V Pekanbaru mengucurkan dana kepada pihak Koperasi Siampo Pelangi sebesar Rp 1,2 miliar.Kemudian, terdakwa bersama Khairul Saleh (DPO) melakukan pengurusan penerbitan sertifikat pada tanah ulayat itu.

Namun, sekitar 200 persil lahan yang akan diurus tersebut masuk dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT), sehingga tak bisa dikeluarkan sertifikatnya.Karena tidak bisanya pengurusan sertifikat, terdakwa seharusnya mengembalikan uang Rp 1,2 tersebut ke negara melalui PTPN V Pekanbaru.

Akan tetapi, mereka malah menggunakan untuk kepentingan pribadi.Akibat perbuatannya itu, terdakwa dijerat Pasal 2, Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (nor)

 

 

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index