Buaya muara yang berkeliaran di permukiman (foto: Ist)

Ngeri! Belasan Buaya Masuk Perkampungan, Warga Minta BSDA Turun Tangan

Selasa,21 November 2017 - 14:09:17 WIB Di Baca : 4917 Kali

Riauaktual.com - Warga di perbatasan Kelurahan Alang Lebar, Palembang dan Kelurahan Tanah Mas, Kabupaten Banyuasin, tengah was-was. Sejak dua minggu lalu, belasan buaya berkeliaran di sekitar permukiman warga.

Menurut Rusli (59), warga setempat, hampir setiap hari kawanan buaya berukuran 1,5 meter masuk ke kebun sayur dan kolam ikan miliknya. "Saat malam hari sempat muncul ke permukaan sampai 14 ekor saya hitung," katanya.

Dilihat dari ukurannya, buaya tersebut masih anakan. Dengan jumlah yang begitu banyak, sepertinya buaya tersebut menetas dari induk yang sama. "Meskipun ukuranya kecil, namanya binatang buas tetap berbahaya. Bahkan ada salah satu warga yang digigit saat mencari belut," katanya.

Hal senada dikatakan Zainuri (40). Kawanan buaya itu sering berjemur di sekitar tanaman di dekat kolam ikan miliknya. "Kalau ikan sudah tak terhitung lagi yang dimakan buaya, kerana buaya itu sering berendam di kolam ikan saya. Tadi sudah mulai mendekati kandang ayam," katanya.

Untuk sementara ini, karena ukuran kecil, buaya-buaya itu masi lari bila kepergok atau dihalau warga. Tapi kalau tetap dibiarkan, mereka bisa tumbuh besar dan bisa membahayakan manusia. "Jangankan ikan dan ternak, warga juga bisa dimangsanya," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Lurah Tanah Mas, Zainal mengatakan telah menerima laporan tersebut dari warga. Pihaknya juga telah berkordinasi dengan BKSDA dan kepolisian untuk menindaklanjuti persoalan ini. "Menurut warga ada sekira 14 ekor lebih, bahkan ada yang sempat mengambil videonya," katanya.

Pihak BKSDA juga telah turun ke lokasi, tapi baru sebatas pengamatan dan mempelajari kawasan itu. "Tapi belum ada yang ditangkap," katanya.

Dia melanjutkan, kejadian ini perlu segera ditindaklanjuti, karena kawasan itu merupakan permukiman padat penduduk. "Tapi warga juga jangan berbuat gegabah, karena buaya jenis ini termasuk yang dilindungi," katanya. (wan)

 

Sumber: okezone.com


Share Tweet Google + Cetak

Loading...
Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com