Terlanjur difitnah mesum hingga diarak dan ditelanjangi, ternyata inilah fakta sebenarnya

Rabu,15 November 2017 - 00:20:52 WIB Di Baca : 16115 Kali

Riauaktual.com - Dua sejoli yang akan segera menikah, RN (28) dan MA (20), ternyata tidak berbuat mesum. Peristiwa ini berawal dari si pria datang ke kontrakan si wanita untuk mengantar makanan. Tiba-tiba warga datang menggerebek dan menarik keduanya.

Bukan hanya itu, warga justru memaksa mereka mengaku telah berbuat mesum. Pasangan  yang masih sama-sama mengenakan baju itu kemudian diancam akan ditelanjangi.

"Dua-duanya pakai baju. Digedor orang, ditarik bajunya, dibuka oleh oknum itu," kata Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif seperti dilansir dari akun Facebook Yuni Rusmini.

Keduanya difitnah berbuat mesum saat digerebek lalu diarak oleh warga hingga dipaksa ditelanjangi dan menerima penganiayaan.

Sejumlah netizen dijamin geram atas kelakuan masyarakat yang barbar ini. Si wanita yang awalnya memakai baju, ditelanjangi ramai-ramai hingga hanya mengenakan CD. Kejadian itu disaksikan oleh banyak mata. Seolah belum puas, seorang warga justru mendorong-dorong tubuh perempuan tersebut.

Lalu dalam video ada momen yang mana si lelaki berusaha memakaikan kembali kaos biru ke tubuh si perempuan, ia tertatih-tatih sambil dijambak oleh warga. Si pria juga hanya mengenakan CD juga sempat dipaksa dilepas.

Banyak pasang mata yang menyaksikan adegan dramatis yang dilakukan si pria. Seolah tak puas mempermalukan, pasangan yang diarak oleh sejumlah warga di daerah Tangerang tersebut segera direspon oleh polisi setempat.

Jajaran Polresta Tangerang langsung bertindak cepat dengan mengamankan oknum diduga yang terlibat aksi main sendiri.

Kapolresta Tangerang menjelaskan insiden keji itu terjadi pada hari sabtu malam (11/11/2017). Peristiwa itu berawal saat warga sekitar melakukan penggerebekan yang dilakukan di rumah kontrakan milik si wanita. Lokasinya berada di Kampung Kadu, RT 07/RW 03, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Pasangan tersebut, RN (28) dan MA (20), digrebek warga kemudian dikeroyok hingga mengalami luka-luka, ditelanjangi, hingga diarak ke jalanan. Tak berhenti sampai di situ, rekaman video mereka menjadi viral di dunia maya.

Pihak kepolisian akan menindak tegas seluruh pelaku dalam kasus ini dan akan dimintai keterangan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Korban dalam kondisi trauma dan sedang menjalani visum menurut keterangan polisi.


Sumber : planet.merdeka

 

Share Tweet Google + Cetak

Loading...
Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com