Photo : U-Report Punya pacar posesif bisa berakibat buruk

Bingung Hadapi Pacar Posesif? Simak Trik Berikut Ini

Kamis,14 September 2017 - 02:41:38 WIB Di Baca : 4071 Kali

Riauaktual.com - Bagaimana cara mengetahui, apakah kamu punya pacar yang posesif atau tidak? Kapan saatnya kamu bilang, kalau pacarmu hanya cemburu atau memiliki sifat posesif yang berlebihan? Dalam awal hubungan, biasanya rasa cemburu sering kali muncul.

Hal ini menyebabkan, kamu jadi takut untuk kehilangan seseorang, dan bisa berujung posesif. Bagi beberapa pasangan, hal ini bisa dianggap “manis”, dan membuat kamu jadi merasa diinginkan olehnya. Tapi, ketika hal ini berlebihan dan membuat kamu merasa terkekang, hubungan pacaran kamu dengan si dia justru bisa jadi menyebabkan hal negatif.

Kamu jadi tidak bahagia dalam hubungan, rasa tidak nyaman, muncul rasa takut, bahkan tidak jarang bisa berujung pada penganiayaan psikis dan fisik. Lantas, jika benar pacarmu posesif apa yang perlu kita lakukan?

Ada perbedaan tipis antara pacar posesif dan cemburuan.

Bagaimana cara mengetahui apakah kamu punya pacar yang posesif? Kapan saatnya kamu bilang kalau pacarmu hanya cemburu atau memiliki sifat posesif yang berlebihan?

Dalam awal hubungan, biasanya rasa cemburu gampang muncul. Hal ini menyebabkan kamu jadi takut kehilangan, dan bisa berujung posesif. Bagi beberapa pasangan, hal ini bisa dianggap so sweet dan membuat kamu jadi merasa diinginkan. Tapi ketika hal ini berlebihan dan membuat kamu merasa terkekang, hubungan pacaran kamu malah bisa jadi menyebabkan hal negatif.

Kamu jadi tidak bahagia dalam hubungan, rasa tidak nyaman, muncul rasa takut, bahkan dapat tidak jarang berujung pada penganiayaan psikis dan fisik.
Tanda kamu punya pacar posesif

Memang tidak mudah mengakui kamu punya pacar yang posesif. Namun apakah hubungan posesif seperti itu layak dipertahankan kalau sampai mengganggu kenyamanan kamu sendiri? Hubungan pacaran itu harusnya membuat kedua pihak merasa nyaman dan dapat menjadi diri sendiri. Apalagi kalau kamu mau menuju ke arah yang serius sama pacar kamu.

Berikut ini tanda-tanda pacar posesif:

1. Kamu harus memenuhi keinginannya setiap saat

Ketika si pacar ingin sesuatu, kamu harus memenuhinya. Saat itu juga. Tanpa kecuali. Oke, diawal pacaran mungkin terkesan cute ya.. tapi kalau terus-terusan dan bahkan sampai mengganggu kehidupan kamu sendiri, ini tandanya pacar kamu posesif
2. Pacarmu mengontrol kemanapun kamu pergi

Kemanapun kamu harus pergi, dia harus tau dan kamu harus ‘laporan’ terus sama dia. Bahkan ketika kamu pergi sendirian aja! Seringkali pacar posesif bakal ngelarang kamu untuk pergi dan meminta kamu untuk di rumah aja, atau hanya boleh pergi kalau sama dia.

3. Stalking

Dia terus-terusan monitor kamu. Bisa aja dia bakal login ke akun socmed kamu dan buka semua message di inbox kamu. Bahkan bisa sampai bacain email, pesan WhatsApp, history browser dan mendadak muncul di rumah kamu tanpa janjian. Males ga sih?

4. Manja dan clingy

Salah satu tanda pacar posesif adalah mereka sering mengingatkanmu bahwa kamu adalah yang terpenting buat mereka, sehingga kamu ga perlu yang lain. Sikap ini bahkan bisa sampai mengganggu kehidupan sosial kamu yang berubah, sebelum dan sesudah kamu pacaran sama dia.

5. Tidak menghargai privasi

Setiap orang butuh privasi, bahkan dari pacar. Bisa aja kamu lagi pengen punya me-time tanpa harus sama pacar kamu. Ketika pacarmu ga bisa, atau ga mau ngertiin ini, tentunya kamu jadi galau..

6. Super jealous sama temen kamu

Tentunya kamu punya teman lawan jenis yang udah kamu kenal sebelum pacaran sama dia. Pacar yang posesif bakal cemburu banget kalau kamu berinteraksi sama mereka. Hal sesimpel ngobrolin film terbaru di messenger aja bisa jadi awal pertengkaran.. ugh..

7. Terus-terusan message atau telpon kamu

Jaman sekarang emang bikin orang bisa saling contact kapanpun dan dimanapun. Tapi bukan berarti harus gitu juga kan? Pacar posesif bakal terus-terusan contact kamu. Nanyain kamu lagi ngapain, udah makan belum, dan marah kalau kamu jawabnya lama. Nah, ini nih sering banget mimin dapet curhatan kayak gini.. heheh…

8. Kritik temen atau keluarga kamu habis-habisan

Ada aja kayaknya komentar pacarmu tentang temen atau keluarga kamu. Emang sih mungkin temen kamu jarang mandi. Atau adik kamu hobinya nge-game sampe pagi. Tapi ya bukan berarti mereka harus dijauhin kan? Toh kamu punya alasan sendiri kenapa kamu temenan sama mereka.. dan adik kamu.. ya dia kan keluarga kamu. Harusnya pacarmu bisa menghargai donk?

9. Bilang ‘cinta’ berlebihan

Dikit-dikit bilang cinta. Cemburu karena cinta. Nanyain kamu udah makan belum karena sayang. Ga mau kamu bergaul sama temenmu karena katanya kasih pengaruh buruk. Duh.. masa iya? dan ini sering banget jadi alasan kamu galau, karena takut kehilangan dia yang cinta banget sama kamu. Well, tentunya kamu juga cinta, kan?
Gimana ngatasin pacar posesif?

Sikap posesif dalam suatu hubungan adalah pertanda insecurity seseorang. Rasa ini bisa muncul dari ketakutan kehilangan, penolakan dan . Kalau pacarmu posesif, bisa jadi dia adalah orang yang kurang percaya diri dan tidak mencintai dirinya dengan cukup sehingga mereka merasa takut dan membutuhkan kamu untuk menjadi bahagia, aman dan sukses.

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi hubungan dengan pacar posesif:

- Pahami dirimu sendiri dan pastikan kamu
    
- Siapkan waktu khusus untuk berbicara dengan pacarmu. Buka pembicaraan dengan menyampaikan bahwa kamu menghargai pacarmu, kemudian sampaikan masalah yang kamu rasakan dengan perilaku posesif pacarmu. Tekankan pada ‘perilaku’ dan bukan orangnya.

- Berikan contoh spesifik dari perilaku pacarmu yang mengganggu atau membuatmu tidak nyaman, dan bagaimana berikan saran bagaimana mengubahnya.

- Pahami bahwa pacarmu pasti akan marah, tersinggung atau sedih. Pastikan kamu siap menghadapi hal ini dan tetap tenang dalam pembicaraan.

- Perjelas apa yang kamu inginkan. Misalnya, kamu ingin pacarmu menghargai privasi kamu, atau mau dia untuk tidak mengkritik teman-temanmu.

- Ingatlah bahwa kamu harus menghindari reaksi (marah, nangis atau teriak), untuk memastikan pembicaraan dapat terselesaikan dengan kepala dingin.

- Jika pacarmu setuju untuk berubah, bantu dia dan seringlah berbicara terbuka dengannya untuk menunjukkan kamu peduli dengan perkembangannya.

- Sifat dan sikap posesif tidak dapat diubah begitu saja.

- Berikan ultimatum (jika perlu).

 

 

Sumber : viva.co.id

Share Tweet Google + Cetak

Loading...
Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com