Thasya

Raih Segudang Prestasi, Thasya Harumkan Nama Sekolah

Minggu,08 Januari 2017 - 19:18:14 WIB | Di Baca : 8812 Kali

Riauaktual.com - Thasya Marta Ningsih siswa SMAN 12 Pekanbaru telah mengharumkan nama sekolah dengan segudang prestasi yang diraihnya. Dara manis kelahiran Pekanbaru ini merupakan altet taekwondo yang sudah memboyong belasan medali emas semenjak mengikuti kejuraan daerah maupun kejurnas.

Thasya yang saat ini duduk di kelas XI IPS 4 mengatakan dalam waktu dekat ini dirinya akan mengikuti mengikuti Kejurnas Taekwondo Dojang Piala Danrem Jambi tanggal 24 Januari mendatang. Kejurnas ini akan diikuti oleh taekwondo se Indoensia.

"Seharusnya kejurnas ini tanggal 13 januari ini. Namun ada sesuatu hal terpaksa diundur 24 januari " kata Thasya, kemarin ketika dihubungi via telepon di Pekanbaru.

Prestasi yang diraih Thasya antara lain medali emas Riau Takwondo Open 2013, medali emas Taekwondo se Sumatera di Siak 2014, medali emas Pekan Olahraga Pekanbaru (Porkot) 2013, medali emas Taekwondo se Sumatera di Pasaman 2015, medali emas Walikota Cup 2015 sekaligus atlet terbaik senior putri, medali perunggu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2015 di Inhu, juara 1 Pekan Olahraga Kampar dan medali perak Taekwondo se Indonesia 2016 di Riau dan banyak lagi medali yang diraihnya.

Gadis yang akrab disapa Thasya ini sudah menyukai taekwondo sejak usia 8 tahun, atas keinginan sendiri bukan dari keinginan keluarga. Waktu pertama kali ikut latihan memang terkesan canggung karena olagraga beladiri ini kebanyakan muridnya laki laki. Thasya juga menceritakan waktu dirinya pertama kali meraih medali ketika itu dirinya baru ikut latihan selama 3 bulan.

"Baru latihan 3 bulan saya sudah diikutkan bertanding di piala Walikota Dumai. Alhamdulillah dapat meraih perunggu. Inilah medali pertama saya raih," kata dara kelahiran 14 Maret 2000 ini.

Thasya juga mengatakan pendidikan tetap nomor satu dibandingkan olahraga taekwondo. Meskipun dengan segudang prestasi taekwondo yang diraihnya, tidak membuat Thasya lupa akan pendidikan yang sedang dijalani. Saat latihan sedikit menyita waktu sekolahnya, namun tidak membuat dirinya lupa akan belajar.

"Latihan taekwondo memang hampir setiap hari, apalagi jelang Kejurnas di Jambi. Saya selalu berlatih mulai jam 4 sore. Tapi belajar tetap dinomor satukan," kata anak pasangan Basril dan Ningsih ini.

Selain dukungan orang tua, Thasya juga mendapat dukungan dari sekolah tempat dirinya menuntut ilmu. Di SMAN 12 dibawah pimpinan Hj Ermita. MM selalu disupport. Bahkan, saat dirinya ikut turnamen, sekolah selalu memberi biaya akomodasi bahkan uang saku.

"Ibu kepala sekolah sangat mendukung kepada siswa yang bertanding. Dan ini menjadi amunisi bagi saya untuk memberikan prestasi terbaik bagi sekolah," kata anak bungsu dari tiga bersaudara ini.

Kejurnas Piala Danrem di Jambi akhir bulan ini, Thasya menargetkan medali emas. Kendati yang dihadapinya nanti para taekwondo dari seluruh Indonesia. "Dengan semangat juang, doa dan dukungan orang tua, sekolah mudahan saya bisa raih medali emas," kata Thasya dengan optimisnya.

Sementara Kepala SMAN 12 Pekanbaru Hj Ermita MM ketika dihubungi mengaku sangat mendukung setiap siswa yang bertanding baik bidang akademik maupun non akademik.

"Kita support dan di beri dispensasi bagi siswa yang bertanding. Lomba ini juga mambawa nama sekolahkan," kata Ermita. (rls/nik)

Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com