Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi dalam acara pelantikan Sekdakab Siak, akhir tahun lalu.

Dari Pelantikan Sekdakab Siak

Bupati Minta Sekda Mampu Memenej Keuangan

Senin,02 Januari 2017 - 17:42:00 WIB | Di Baca : 5833 Kali

Riauaktual.com - Efisiensi SKPD yang harus dikurangi berimbas terhadap bekurangnya jumlah eselon II, III maupun IV. Semua itu mengacu kepada peraturan pemerintah dalam rangka penguatan fungsi dan tugas masing-masing SKPD. Hal ini disampaikan Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi dalam acara pelantikan Sekdakab Siak, akhir tahun lalu.

"Misalnya dalam satu SKPD hanya ada dua bidang saja, nah disitulah mereka yang menjabat dapat menunjukkan kemampuan dan profesionalitasnya sebagai pegawai," sebut Syamsuar.

Untuk itu, kata bupati, Sekda harus mampu mengelola keuangan sebagai ketua tim pengelola anggaran. Sekda harus bisa 'memenej' sehingga tata kelola anggaran daerah bisa baik. Sebab sekerang ini lanjut Bupati, kalau tak pandai mengelola keuangan, bisa amburadul. Apalagi terkait pengelolaan dana Desa, dana APBD Desa saat ini cukup besar artinya semua orang berharap dari dana desa tersebut.

"Turunnya pendapatan negara sangat berpengaruh terhadap pendapatan daerah, turunnya harga minyak juga demikian. Dan hasil penerimaan pajak tidak memenuhi target ini mempengaruhi dalam segala hal. Saya harapkan kepada Dinas pengelola keuangan dan Dinas terkait lainnya bekerja lebih cermat sehingga bisa membantu tugas-tugas sekretaris daerah," pinta Syamsuar.

Bupati juga meminta kepada pimpinan SKPD agar mengikuti arahan dan kebijakan dari Sekda. Mana yang prioritas dan mana yang tidak agar menjadi perhatian karena nanti semuanya akan menjadi pertanggungjawaban kepala daerah.

"Soal pengelolaan anggaran keuangan ini, saya selalu cerewet. Sebab pengalaman bekerja saya selalu berhati-hati. Oleh karena itu saya selalu wanti-wanti memperingatkan kalian agar cermat dalam bekerja dan sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, pelantikan atau pengukuhan pejabat pimpinan tinggi pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Siak ini, merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah nomor 18 Tahun 2016 tentang organisasi perangkat daerah dan ditindaklanjuti melalui Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/3116/M.PAN/09/2016 yang menegaskan bahwa Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan struktural yang mengalami perubahan nama jabatan dan atau perubahan fungsi tugas jabatan, maka Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan dilantik dan diambil sumpahnya kembali.

Pengukuhan Sekda Kab Siak berdasarkan Surat Keputusan Bupati Siak Nomor 549/HK.KPTS/2016 tentang pengukuhan/pengangkatan kembali pejabat pimpinan tinggi pratama sekretaris daerah Kabupaten Siak. Acara tersebut berlangsung di ruang Raja Indra Pahlawan, Jum’at (30/12) pagi. Hadir pada kesempat itu unsur Forkompimda Siak, Tokoh masyarakat Siak, dan para pejabat di lingkungan pemkab Siak.(jas)

Share Tweet Google +
Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Berita TerkaitIndex