HOT TOPIC

Isu Bakso Babi di Pekanbaru, Disperindag Akan Lakukan Penelusuran

Dibaca: 16056 kali  Kamis,22 Desember 2016 | 14:36:29 WIB
Isu Bakso Babi di Pekanbaru, Disperindag Akan Lakukan Penelusuran Ket Foto : Ilustrasi
PEKANBARU (RA) - Bakso salah satu makanan yang sangat digandrungi masyarakat di Kota Pekanbaru. Beberapa hari belakangan ini, ada isu yang menyebutkan jika ada bakso  berbahan dasar daging babi yang diperjualbelikan di jalan Ronggowarsito.
 
Menanggapi hal tersebut Kepala Bidang Perdagangan Disperindag kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa pihaknya belum melakukan aksi turun kelapangan, terkait adanya dugaan isu bakso berbahan dasar daging Babi tersebut.
 
"Bakso berbahan daging babi ini baru isu dan belum tentu keabsahannya. Sehingga kita belum turun, namun kita tetap melakukan penelusuran terlebih dahulu. Jangan sampai kita gegabahlah. Pasalnya, secara resmi belum ada masyarakat yang melapor," ujar Irba, ketika dihubungi, Kamis (22/12) melalui telpon seluler.
 
Irba menambahkan, kehati-hatian Disperindag ini dilakukan semata-mata ingin menjaga nama baik pelaku usaha. Pasalnya bukti resmi darii laporan masyarakat yang memastikan bakso berbahan babi tersebut belum ada.
 
"Kita tidak mungkin langsung turun, sebelum ada laporan resmi dari masyarakat. Bisa jadi ini hanya isu yang sengaja dilontarkan oleh pesaing usahanya. Oleh sebab itu, pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk membuktikan kebenarannya. Apakah bakso itu benar-benar berbahan babi dan diolah sendiri atau sudah dibeli dalam bentuk kemasan, " ungkap Irba.
 
Disebutkannya, memang isu bakso berbahan babi ini bisa membuat resah, karena warga karena khawatir memakan makanan yang haram bagi umat Islam.
 
"Yang jelas, ini masih kita selidiki kebenarnya. Pasalnya info yang saya terima hanya ada bakso bebahan daging babi yang masuk dari Negara tetangga, itupun baru info belum resmi. Jadi saya minta masyarakat tidak perlu khawatirlah dengan isu-isu seperti ini," tutupnya.(yan)

Akses RiauAktual.Com Via Mobile m.riauaktual.com

TULIS KOMENTAR

comments powered by Disqus
BERITA TERKINI
shadow