Bupati Siak Pertanyakan Tindaklanjut BTN

Bupati Siak Pertanyakan Tindaklanjut BTN
Bupati Siak saat menerima kunjungan kerja manajemen BTN Cabang Pekanbaru di ruang kerjanya

SIAK (RA) - Bupati Siak H Syamsuar menanyakan tindaklanjut program satu juta rumah yang digagas BTN untuk Pegawai Negeri dan guru di Kabupaten Siak beberapa waktu lalu. Hal tersebut diutarakannya pada saat menerima kunjungan kerja manajemen BTN Cabang Pekanbaru di ruang kerjanya, Senin (29/8).

Hadir dalam kesempatan itu Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Siak, H Jamaluddin, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan H Irving Kahar Arifin, Kepala Badan Kepegawaian Daerah H Luqman, Branch Manager BTN Waluyo dan Anggota.

Kepada manajemen BTN, Syamsuar menjelaskan persiapan untuk realisasi program tersebut sudah berjalan. Hanya saja tinggal menunggu langkah selanjutnya dari BTN saja.

"Saya terus terang saja ni pak, kalau tidak ada tindak lanjut saya bingung juga. Soalnya kemarin kan tanah koperasi itu sudah ready dan tanah itu milik koperasi bukan milik Pemda, dan tanah itu digunakan juga untuk PNS dan juga guru, jadi pas. Tapi tindaklanjutnya belum ada," kata Syamsuar.

Dikatakan, program ini sebenarnya sudah lama direncanakan, mengingat masih banyak Pegawai dan Guru di Kabupaten Siak yang belum mampu memiliki rumah sendiri. Syamsuar juga selalu ingat pengalaman hidupnya, rumah pertama orang nomor satu di Siak ini adalah rumah BTN.

"Saya dulu awal punya rumah ya rumah BTN inilah. Dulunya saya Pegawai Negeri juga, kita hidup ini tidak taukan kapan matinya. Jadi bisa saja kita belum punya rumah sudah meninggal, sementara anak istri mau tinggal dimana? Yang membuat saya tergerak untuk menjalankan program ini agar pegawai dan guru di Siak ini punya rumah sendiri apalagi pegawai dan guru yang sudah tua," imbuhnya.

Sementara itu Branch Manger BTN, Waluyo mengatakan, bahwa kedatangan mereka menemui Bupati yaitu untuk menindaklanjuti perencanaan program tersebut.

"Sekarang kita lanjutkan ya pak, kita perlu matangkan rencana kapan kita akan memulai. Kami akan mencari pihak pengembang yang bonafit," kata Waluyo.

Waluyo juga mengatakan bahwa mereka siap membantu. Terkait tanah yang akan dibangun perumahan nantinya, pihaknya terlebih dahulu akan meminta bukti Kelegalitasan tanah dan perinzinannya.

Dari pertemuan kedua antara Pemkab Siak dan BTN ini, diharapkan tindaklanjuti program pengadaan rumah untuk abdi negara tersebut dapat segera terwujud. (jas)

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index