HOT TOPIC

Video Guru Bongkar Dugaan Korupsi di Kampar Beredar

Dibaca: 76029 kali  Selasa,02 Juli 2013 | 03:03:00 WIB
Video Guru Bongkar Dugaan Korupsi di Kampar Beredar Ket Foto : Video Guru membongkar kasus korupsi di Kampar beredar di Youtube. FOTO: Riki

KAMPAR, RiauAktual.com - Video dengan judul "Keberanian Kepala Sekolah Membongkar Korupsi di Kampar" dengan 4 sesion dan durasi hingga 56 menit beredar di Youtube dan jejaring sosial. Ditayangkan dalam video tersebut, salah seorang bapak berseragam guru duduk bersama rekan lainnya sedang marah-marah.

Dapat ditangkap dari pembicaraannya itu, bapak yang diketahui bernama Abdul Latif ini tidak terima dimutasi dari sebuah sekolah di Kampar. Dia menyebut, pemindahan kepala sekolah dan guru di Kampar ada unsur korupsi.

"Saya disebutkan teroris, dilaporkan empat setengah halaman ke presiden. Laporan itu diteken Syafrudin dan Husin. Saya akan tuntut itu, kapan saya jadi teroris, saya yang jadi korban. Rumah saya kena bom, mobil saya kenak tembak, saya kenak tabrak tengah malam," kata Latif dalam video itu.

Salah seorang yang menerima Youtobe ini melalui Blackbarry masengernya Ramli mengatakan, ia menerima video tersebut dari Alamsyah, mahasiswa UIR Fakultas Hukum. Saat menerima video tersebut, ia kaget.

"Karena saya ini berasal dari kampar, tentu ada rasa penasaran ingin melihat apa yang ditayangkan di video itu dan siapa yang korupsi itu. Saya memang tadi pagi coba buka di BB tapi pulsa habis pula, makanya saya tonton di komputer," kata Ramli kepada RiauAktual.com, Selasa (2/7/2013).

Ramli yang merupakan masyarakat Kampar yang juga Ketua LSM Satuan Regenerasi Andalan Rakyat ini mengatakan, dalam video tersebut memang beberapa kali diucapkan sang bapak yang diketahui bernama Latif, nama Bupati Kampar Jefri Noor.

"Mungkin Pak Latif ini kesal dengan kondisi birokrasi di Kampar, karena setiap urusan pakai uang. Makanya diunggah video ini di Youtube," pungkasnya.

Laporan: Riki

Akses RiauAktual.Com Via Mobile m.riauaktual.com

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

comments powered by Disqus
shadow